SLEMAN – Rumah Hidayat, 41 tahun, warga Kebumen, Jawa Tengah dibobol maling. Terjadi saat korban menjalankan ibadah tarawih di masjid dekat rumahnya. Kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Pencuri beraksi saat rumah Hidayat di Tempel, Sleman kosong. Ditinggal salat tarawih dan pengajian pada Rabu malam (7/5). Korban mengetahui rumahnya dibobol maling sepulang dari masjid.

Hidayat melihat isi rumahnya berantakan. ‘’Plafon ambrol,” kata Hidayat, Jumat (10/5).

Barang yang hilang, uang Rp 93 juta, kalung emas 20 gram, bandul emas 5 gram, cincin emas 2 gram, cincin emas 3 gram, cincin emas 5 gram, dua rekening bank, dan buku kir mobil. Total kerugian Rp 109.810.000.

Kapolsek Tempel, Kompol Solichul Ansor mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Solichul menduga, pelaku lebih dari satu orang.

Menurut Solichul, diduga pelaku sudah mengetahui situasi rumah korban. Saat korban salat Tarawih, pelaku langsung beraksi. Pelaku tahu di mana korban menyimpan uang dan perhiasan.

Dari pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), terindikasi pelaku bisa masuk ke rumah dengan memanjat tembok. Setelah itu, naik ke lantai atas yang belum ada atapnya. Dan mencongkel pintu kamar dan lemari kamar.

Solichul mengatakan, sejak awal Ramadan para Bhabinsa sudah mengantisipasi dengan melakukan penyuluhan. Tentang kerawanan pencurian rumah kosong.

“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati saat meninggalkan rumah untuk salat Tarawih dan salat Subuh. Kesempatan itu sering dimanfaatkan pelaku kejahatan,” kata Solichul. (har/iwa/zl)