GUNUNGKIDUL – Pemkab Gunungkidul terus mematangkan persiapan menjelang arus mudik. Agar arus mudik berjalan lancar dan minim kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Syarief Armunatnto menyebutkan, di antara yang dipersiapkan menjelang arus mudik adalah rencana pendirian pos pengamanan. Rencananya, dishub mendirikan lima pos mandiri dan tujuh pos terpadu.

”Sebanyak 91 personiel dishub terlibat di lapangan,” kata Syarief saat dihubungi kemarin.

Bekas kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Gunungkidul itu menambahkan, dishub juga berencana menggencarkan informasi seputar keselamatan dan info lalu lintas. Di antaranya melalui baliho, spanduk, dan radio.

”Kami juga akan memasang pengarah atau petunjuk dan peringatan pada beberapa jalur alternatif dan rawan laka,” ujarnya.

Dikatakan, perbaikan lampu penerangan jalan umum juga tak kalah penting. Syarief mencontohkan perbaikan LPJU di sepanjang jalan nasional. Meski bukan kewenangan pemkab, dishub intens mendorong instansi terkait segera melakukan perbaikan.

”Itu kewenangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di Semarang, Jawa Tengah,” ungkapnya.

Kasi Dalops Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Bayu Susilo Aji menambahkan, dalam waktu dekat akan menggelar operasi gabungan dalam rangka mendorong terwujudnya kepatuhan dan budaya berlalu lintas di jalan.

”Lokasinya berada di kawasan perkotaan,” katanya.

Disinggung mengenai persiapan menjelang arus mudik, Bayu menyampaikan bahwa nanti dilakukan pendataan kendaraan penumpang dan pemudik. (gun/zam/zl)