SLEMAN – Jogjakarta sebagai kota sepeda memang belum pudar. Buktinya dalam gowes malam Night Ride 2019, yang diinisiasi oleh Tim Condongcatur Family Day (CCFD) bersama pemerintah desa Condongcatur hadir ribuan goweser dari berbagai daerah.

Ribuan goweser night ride tumplek memadati halaman Balai Desa Condongcatur pada Sabtu malam (11/5). Lokasi tersebut sebagai titik finish setelah sebelumnya gowes bersama di seputaran Tugu Jogja.

Salah satu peserta Night Ride 2019, Iwan Nurwanto, mengaku ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti gowes di malam hari. Keikutsertaanya berawal dari ajakan temannya.

“Gayeng dan seru, pokoknya saya menikmatinya. Apalagi ini moment Ramadan, pagi hingga sore kurang maksimal untuk bersepeda karena puasa,” ujar pria yang saat gowes memakai sepeda MTB ini.

Bersama enam temannya yang tergabung dalam komunitas Reckless BMX-Dirtjump, Iwan mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebab dari kemasan acara yang sederhana, panitia mampu menarik minat para goweser Jogja dan sekitarnya. Rute yang ditempuhpun juga dianggap pas, tidak terlalu jauh dan dinilai cocok untuk goweser pemula.   “Itung-itung sambil bernostalgia menyusuri jalanan Jogja di malam hari,” katanya.

Selaku penanggung jawab acara Night Ride 2019 Reno Candra Sangaji menyampaikan kegembiraannya. Sebab dari target yang hanya 300 peserta, membludak hingga mencapai ribuan peserta. “Antusiasme peserta sungguh luar biasa, kami sudah mengantisipasinya sebelumnya. Melihat dari banyaknya respon positif kehadiran di medsos,” ujarnya saat ditemui usai menyambut para goweser di Pendopo Balai Desa.

Reno yang juga n Kepala Desa Condongcatur ini mengungkapkan, peserta ternyata tidak hanya berasal dari para goweser Jogjakarta saja. Tapi juga banyak yang berasal dari luar seperti Solo, Klaten, dan Magelang.

Dia menjanjikan Night Ride ini bukan merupakan event yang hanya digelar sekali saja. Tapi akan hadir kembali dengan kemasan yang berbeda di lain waktu.“Ini merupakan permulaan yang semakin mengukuhkan bahwa Condongcatur adalah desa ramah pesepeda sekaligus menjadi rumahnya para goweser,” ujarnya. (naf/pra/er)