MUNGKID – Kembali kasus pembobolan mesin ATM dengan modus operandi penggunaan alat las. Kali ini ATM milik Bank Jateng yang berada di depan Kantor UPK Pakis dijebol orang tak dikenal, Minggu (12/5). Beruntung dalam kejadian ini uang yang ada di dalam ATM tidak dibawa lari pencuri.

Manurut salah seorang saksi mata, Riya Setianingsih, 35, warga Dusun Pakis Tengah, Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, pagi  itu dia hendak mengambil uang di ATM Bank Jateng. Namun saat tiba di depan ATM, dia melihat pintu penutup brankas dalam keadaan terbuka. Rusaknya pintu brankas karena bekas terkena las.

“Melihat peristiwa itu, saya pun melapor ke Polsek Pakis,” katanya Senin (13/5). Setelah menerima laporan, Kanit Reskrim Polsek Pakis Aiptu Priyo Budi Prasetyo bersama anggota langsung mendatangi dan olah TKP serta memasang police line.

Olah TKP itu juga melibatkan Manager Cabang Bank Jateng Pakis Darmawanto dan KBO Reskrim Polres Magelang Iptu M Tohir. Dari hasil olah TKP diketahui mesin ATM dalam keadaan terbuka dan pintu brankas rusak terkena las.

Namun demikian, brankas itu sendiri belum sempat terbuka dan uang belum hilang. “Dalam olah TKP kami juga menemukan barang bukti berupa korek api las warna biru dan plastik tutup tabung gas,” tutur  Tohir.

Kapolsek Pakis AKP Sukirman membenarkan telah terjadi upaya pembobolan boks atau mesin ATM di wilayah hukum Pakis. Namun saat ini petugas masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

“Berdasarkan barang bukti yang telah ditemukan di TKP, hingga saat ini petugas masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” tandas Sukirman.

Sebelumnya, Polres Magelang berhasil mengungkap kasus pembobolan mesin ATM menggunakan peralatan las dengan pelaku berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Dalam kejadian bulan Maret lalu, Maybank selaku pemilik ATM kehilangan uang tunai Rp 90,4 juta yang ada di brankas mesin itu. ATM berada di sebuah toko modern di Gunungpring, Muntilan. (dem/laz/er)