JOGJA – Armada Food Truck 2.0 Lembaga Kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIJ mampir di kompleks Balai Kota Jogja, Senin (13/5). Persisnya di halaman Masjid Diponegoro. Namun, armada yang biasa menyasar ke berbagai daerah bencana ini bukan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak. Melainkan untuk membagikan seribu porsi menu buka puasa kepada anak-anak yatim, duafa, dan warga sekitar.

”Ini sengaja kami hadirkan. Apalagi dengan layanan makan yang tak kalah dari masakan standar bintang lima, supaya masyarakat bisa menikmatinya,” jelas Kepala Cabang ACT DIJ Bagus Suryanto di sela pembagian menu buka puasa.

Ya, berbagai menu yang dibagikan berstandar hotel bintang lima. Chef-nya, misalnya, merupakan eks hotel bintang lima. Armada ini juga dilengkapi dengan kitchen set hotel bintang lima.

”Prosesnya sekitar 6-8 jam. Kami masak di food truck dibantu beberapa relawan lain untuk memotong sayur, packaging, sampai jadi makanan siap saji,” jelas Chef Joni Kusuma Hadi.

Pria asal Gunungkidul ini sehari-hari dipercaya mengelola program Humanity Food Truck. Dia banting setir dari dunia perhotelan ke lembaga kemanusiaan. Itu setelah chef salah satu hotel bintang lima ini berada di titik jenuh.

”Sudah enam tahun di ACT,” sebutnya.

Selama itu pula, Joni kerap terjun ke berbagai wilayah terdampak bencana di Indonesia. Melayani warga terdampak. Di antaranya, Lombok, Palu, Banten, dan Bengkulu.

”Ketika di Lombok dua bulan tidak pulang,” ucapnya.

Kendati begitu, Joni merasakan kenikmatan. Meski, harus jauh dari keluarga.”Sukanya itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Intinya dengan membantu banyak orang itu kebanggan,” ungkapnya.

Armada Food Truck 2.0, kata Joni, melayani beberapa wilayah. Antara lain, Jogja, Solo, Semarang, dan Jawa Timur.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi meluangkan waktu mengintip dapur armada Food Truck 2.0. (cr15/zam/rg)