JOGJA – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kembali menoreh prestasi internasional. Kali ini diraih melalui salah satu dosennya. R.A. Vita N.P. Astuti, Ph.D, dosen Prodi Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang lolos seleksi internasional the 2019-2020 United Board Fellows Program (UBFP).

UBFP adalah Asosiasi Pendidikan Tinggi Kristen di Asia. United Board menyelenggarakan program selama setahun. Untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kepemimpinan untuk dosen dan administrator menengah dari universitas di Asia.

Dalam program 2019-2020 ini, Vita salah satu dari 17 peserta dari berbagai universitas di Asia, untuk mendapatkan leadership training dalam UBFP. Proses seleksi diawali di tingkat universitas,  kemudian peserta menjawab pertanyaan dari UB secara tertulis dan mengumpulkan CV. Serta tahap terakhir wawancara langsung dengan pihak UB.

The Jin Ai, Wakil Rektor I UAJY menuturkan, Vita salah satu pemimpin perempuan yang kuat di UAJY yang mempunyai passion dalam pekerjaannya. Kerja keras, kreativitas dan antusiasmenya untuk selalu berinovasi dalam pekerjaan menginspirasi komunitas UAJY. Juga turut mendukung kenaikan kualitas UAJY yang cukup signifikan dalam hubungannya dengan para pemangku kepentingan.

Tiga tahapan training yang harus dilalui yakni, pertama summer Institute di Harvard University, tepatnya di the Harvard Institutes for Higher Education (HIHE). Tahap kedua adalah Asian Placement, belajar tentang kepemimpinan dari universitas lain di Asia. Serta seminar sebagai penutup dari rangkaian Leadership Training. Seminar diadakan di salah satu negara di Asia. Seminar dimulai sejak 2003 telah diadakan di Korea Selatan, India, Hong Kong serta Indonesia.

Untuk Asian Placement, Vita yang mendapat gelar doktor dari Monash University, Australia, memilih Sophia University di Jepang karena mendukung program UAJY dan sesuai dengan minat penelitiannya sebagai lulusan doktor tentang kajian budaya.

Sophia University telah memulai program kelas internasional sejak 1949. Saya ingin memahami proses pembentukan dan organisasi kepemimpinannya yang bertahan dan semakin berkembang sampai usia 70 tahun ini. Akan sangat berguna bagi UAJY yang menuju World Class University. Selain itu saya juga ingin mendalami tentang budaya Jepang sebagai bagian dari pengembangan penelitian saya,” kata Vita.

Pengalaman Vita sebagai pemimpin cukup bervariasi sejak menjadi dosen di UAJY tahun 1997. Setelah menjadi Sekretaris Pusat Bahasa selama dua kali selama tahun 2000-2006, pada tahun 2006-2010 diangkat sebagai Kepala Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya dan yang terakhir sebagai Kepala Humas, Sekretariat dan Protokol periode 2015-2019. (sce/pra/er)