SLEMAN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman membuka Pasar Lebaran 2019 di kompleks Lapangan Pemda Sleman. Kegiatan ini dibuka Selasa (14/5) dan akan berlangsung hingga 19 Mei  mendatang. Isinya merupakan produk-produk usaha kecil menengah (UKM) dari 17 kecamatan di Sleman.

Kepala Dinkop UKM Sleman Pustopo menjelaskan, kegiatan ini sebagai wadah untuk memromosikan dan mempertemukan 108 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Selain itu juga ada koperasi binaan. “Pasar ini juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Ramadan dan Idulfitri dengan harga terjangkau,” kata Putopo.

Pasar itu dibuka mulai pukul 09.00 hingga 18.00 dan menghadirkan aneka kuliner, tanaman, kerajinan serta fashion. Kegiatan sengaja diadakan di Lapangan Pemda ini supaya masyarakat luas bisa hadir.”Sekaligus menghilangkan anggapan bahwa pasar lebaran hanya untuk PNS saja,’’ jelas Pustopo.

Dalam Pasar Lebaran ini juga ada pasar murah lebaran ini. Yang dijual adalah berbagai kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng, daging ayam dan lainnya dengan harga di bawah harga pasaran.

Pihkanya sudah mengajukan DO gula pasir ke PG Madukismo sebanyak satu ton. Nantinya gula pasir tersebut dijual Rp 10.500 per kilogram. Namun dibatasi maksimal dua kilogram. Kemudian minyak goreng dengan harga Rp 22 ribu. Komoditas lain yang akan disediakan dengan harga terjangkau adalah telor ayam dan daging ayam.

Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) menghimbau agar masyarakat Sleman untuk senantiasa menjadikan produk-produk Kabupaten Sleman sebagai prioritas utama dalam memenuhi kebutuhan lebaran maupun sehari-hari. Sesuai dengan tema Pasar Lebaran yaitu ‘Bangga Berlebaran dengan Produk Sleman’.

“Hal ini mungkin sederhana, namun akan sangat berarti bagi kemajuan dan perkembangan para pengrajin serta produsen produk makanan dan olahan yang tergabung dalam UKM Kabupaten Sleman,” ujarnya. (har/din/by)