PURWOREJO – Jalan nasional yang melintasi Purworejo dari wilayah Butuh hingga Bayan telah dilakukan penanganan. Ada beberapa jenis kerusakan yang ditangani dan sebagian besar karena jalan berlubang.

Pantauan Radar Jogja, jalan bergelombang di wilayah Batoh dilubangi cukup lebar berbentuk kotak. Dengan alat berat ada empat orang petugas lapangan dari Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 2 Jawa Tengah.

Pengawas pekerjaan Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah sekitar sebulan terakhir melakukan perawatan jalan. Konsentrasi penanganan memang pada jalan berlubang dan bergelombang.

“Kerusakannya tidak sama ya. Ada yang lubang kecil atau besar. Tapi yang paling banyak yang berlubang,” kata Prasetyo, Selasa (14/5).

Dikatakan, jalan bergelombang menjadi yang paling banyak ditemukan. Tidak sekadar diratakan, namun harus membuat lubang baru dengan kedalaman yang berbeda antara titik satu dan lainnya.

“Tingkat kerusakannya berbeda, dan paling banyak memang bergelombang. Kami lihat kerusakannya, kalau parah biasanya karena tanah dibawahnya labil,” tambahnya.

Aspal yang sudah diambil pun tidak digunakan lagi. Dia memilih memanfaatkan aspal bekas itu untuk meninggikan beberapa bahu jalan yang ketinggiannya cukup jauh dengan badan jalan. “Perawatan ini dilakukan untuk menghadapi Lebaran nanti,” tambahnya.

Pengguna jalan, Chrisna Waksito, yang nglaju Kebumen-Purworejo mengaku bersyukur dengan adanya penanganan itu. Menurutnya, jalan berlubang dan bergelombang dari Purworejo hingga Butuh cukup banyak.

“Kalau siang masih bisa kira-kira karena terlihat. Tapi kalau malam agak susah juga. Untung sekarang sudah ditangani,” kata Chrisna.

Dia berharap hasil perawatan itu akan bisa bertahan lama. Untuk jalan yang kerap muncul gelombang, Chrisna menyarankan agar memanfaatkan cor. (udi/laz/er)