SLEMAN – Awal manis dibuat PSS Sleman dalam debutnya di Liga 1. Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman sukses merangkuh tiga poin penuh saat pertandingan pembukaan Liga 1 kontra Arema FC di Stadion Maguwoharjo, tadi malam (15/5). PSS Sleman unggul 3-1.

Tiga gol Tuan rumah unggul lebih dulu di menit kedua lewat Brian Ferreira. Tendangan Brian meluncur mulus di sisi kiri gawang Arema FC yang dijaga Kurniawan Kartika Ajie, memanfaatkan tendangan sudut.  Gol kedua PSS Sleman dicetak Yehven Bokhasvilli di menit 57. Sementara gol ketiga dicetak Rangga Muslim Perkasa menit 82. Sebiji gol tim tamu dicetak Sylvano Comvalius di menit 29.

Penampilan M Bagus Nirwanto dkk tadi malam benar-benar memenuhi ekspektasi para pendukungnya. Harapan PSS Sleman bermain ngotot benar-benar ditunjukkan anak buah Seto Nurdiyantara ini. Sepanjang laga, serangan tiada henti terus dilakukan. Bahkan, mereka sangat mendominasi permainan.

Hasil ini sekaligus menjadi kado terindah bagi Pemerintah Kabupaten Sleman yang memperingati HUT ke 103, Rabu (15/5).

Namun, laga pembuka ini ternoda ricuh penonton. Sejumlah oknum suporter membuat kericuhan di sela-sela laga. Akibat kericuhan itu, laga sempat dihentikan di  menit 30. Sejumlah suporter terluka akibat insiden ini.

Di menit ke 29, Sylvano Comvalius menyamakan skor 1-1 memanfaatkan umpan Alvin Tualasamoni. Tetapi, kericuhan terjadi setelah tim tamu menyamakan kedudukan ini. Sejumlah oknum kedua suporter saling lempar serpihan keramik, botol minuman dan lain-lain. Kapten Arema FC Hamka Hamzah didampingi kapten PSS Sleman M Bagus Nirwanto berusaha menenangkan suporter. Namun tidak digubris.

Bupati Sleman Sri Purnomo, bahkan Kapolda DIJ Irjen Pol Ahmad Dhofiri juga turun ke tengah lapangan dan berusaha mendinginkan suasana. Dia meminta para suporter menenangkan diri. “Ini demi kemajuan sepak bola kita,” kata Sri Purnomo.

Kapolda menyebut, keributan terjadi karena adanya provokator. Dia mengatakan, supporter PSS Sleman sudah menyambut Aremania dengan baik. “Begitu juga sebaliknya,’’ kata dia. (cr10/din/fj)