BANTUL – American Corner (Amcor) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)  mengadakan sharing mengenai Ramadan dengan beberapa mahasiswa asal Amerika Serikat. Acara yang diberi nama Rasha tersebut berlangsung di Ruang Amcor UMY, Rabu (15/5).

Acara tersebut berlangsung sejak selepas Salat Ashar hingga menjelang Salat Magrib. Kemudian mereka melakukan buka puasa bersama.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung santai dan menyenangkan itu, para mahasiswa asal Amerika Serikat yang semuanya berkuliah di Princeton University menceritakan pengalaman mereka mengenai Ramadan di negara mereka.

Salah satu mahasiswa bernama Chris mengungkapkan bagaimana dia yang non muslim merasakan pengalaman makan sahur. Itu saat dia menginap di rumah temannya yang beragama Islam. Dia mengaku kaget kala itu ketika harus bangun dan makan di waktu dini hari.”Tapi itu pengalaman yang menyenangkan,” kata Chris.

Kemudian, Chris juga menceritakan bahwa berpuasa bagi umat Muslim di Amerika Serikat menjadi tantangan tersendiri. Selain karena durasinya yang bisa mencapai 16 jam, di sana tidak ada tekanan sosial yang “memaksa” umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa.

Puthut Ardianto selaku kepala American Corner UMY menyatakan program Rasha ini merupakan salah satu program andalan Amcor UMY di Ramadan tahun ini. Puthut ingin terus memromosikan keberagaman yang seharusnya bisa menjadi kekuatan bukan malah sebaliknya. “Kami ingin terus mengangkat #BeragamnyaKita,” ujar Puthut. (cr12/din/by)