JOGJA – Perum DAMRI menyiagakan dua belas unit bus di Yogyakarta International Airport (YIA). Itu untuk menyambut extra flight mulai H-10 sebelum lebaran. Seluruhnya beroperasi melayani rute Stasiun Wojo, Magelang, Kebumen, dan Jogja.

GM Perum DAMRI cabang Jogjakarta Rahmat Santoso menyebutkan, 12 unit yang standby di YIA itu berupa tiga jenis armada. Yakni, lima medium long bus, dua medium bus dan lima unit Hiace. Dalam sehari, 12 unit armada ini mampu mengangkut 316 penumpang.

”Kapasitas medium long 37 penumpang, medium bus 28 penumpang dan Hiace 15 penumpang,” jelas Rahmat, Rabu (15/5).

Rahmat mengklaim, 12 unit armada itu cukup. Toh, jumlah itu sesuai dengan kuota dari PT Angkasa Pura (AP) I. Meski, PT AP I menginformasikan ada 39 extra flight. Kendati begitu, Rahmat tak menampik perihal potensi penambahan armada.

”Bisa pakai izin insidental untuk Lebaran jika memang dibutuhkan penambahan kuota,” ujarnya.

GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

Terkait operasional DAMRI, Rahmat menyebut, mayoritas saat ini melayani rute Stasiun Wojo-YIA atau sebaliknya. Penumpang dari Jogja cenderung memilih Kereta Api Bandara. Begitu pula sebaliknya. Efisiensi waktu pertimbangannya. Di sisi lain, rute Kebumen dan Magelang masih sepi peminat. Karena itu, Rahmat optimistis 12 unit armada sudah cukup.

”Kalau pakai jalur bus saat Lebaran bisa sampai dua jam. Kalau pakai kereta, estimasinya hanya 40 menit sudah sampai Stasiun Tugu atau Stasiun Maguwo,” katanya.

Dari pencermatannya, DAMRI baru melayani 45 persen kuota penumpang di YIA. Sesuai dengan penumpang maskapai yang beroperasi.

”Tapi, kami tetap melayani. Bahkan kemarin ada tiga penumpang menuju Jogjakarta pakai bus tetap kami antar,” katanya.

Meski memasuki Lebaran, Rahmat memastikan tarif DAMRI tak mengalami perubahan. Rute YIA-Stasiun Wojo dipatok Rp 10 ribu, YIA-Jogja Rp 40 ribu, serta YIA-Kebumen dan YIA-Magelang masing-masing Rp 50 ribu.

Berbeda dengan Perum DAMRI, PT KAI belum dapat memastikan penambahan jumlah Kereta Api Bandara menjelang Lebaran. Manajer Humas PT KAI DAOP 6 Eko Budianto mengaku masih intens berkoordinasi dengan PT AP I perihal jadwal penerbangan maskapai.

”Masih menunggu dari Angkasa Pura dulu. Untuk sementara masih disiagakan dua trainset yang sudah beroperasi,” jelasnya. (dwi/zam/by)