JOGJA – Libur Lebaran nanti kawasan Malioboro diperkirakan masih menjadi lokasi yang diserbu wisatawan. Fokus Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja membuat kegiatan untuk hiburan pengunjung di sana.

Kepala Bidang Atraksi Wisata dan Ekonomi Kreatif  Dinpar Kota Jogja Edi Sugiarto mengungkapkan program telah disiapkan dari lama. Menurut dia kawasan Malioboro masih menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan. Sehingga jajarannya memutuskan untuk tetap fokus di Malioboro.

“Untuk kegiatan libur lebaran masih fokus di kawasan Malioboro. Yaitu meramaikan Malioboro pasca lebaran,” jelasnya, Rabu (15/5)

Jajarannya tengah menyeleksi potensi kesenian dari berbagai kecamatan. Tujuannya sebagai penampil pentas kawasan di Malioboro. Edi menuturkan para penampil tetap diutamakan warga Jogjakarta. Tentunya dari perwakilan masing-masing kecamatan.

Mengenai kemasan dan penampil tentu variatif. Mantan Kepala Sub Bagian Sekretaris Pribadi Wali Kota Jogja itu memastikan format akan berbeda dengan pementasan tahun sebelumnya. Tidak hanya sekadar gamelan namun kelompok seni lainnya. Untuk waktu pentas diperpanjang dari jam 15.00 hingga tengah malam.

“Pastinya ada kolaborasi seni seperti tarian, reog atau kesenian lainnya. Melibatkan beberapa potensi kesenian di masing-masing kecamatan. Waktu juga lebih lama, kalau tahun lalu baru dimulai jam 19.00 malam,” katanya.

Fokus ke Malioboro, lanjut Edi, bukan berarti kawasan lain tidak menjadi prioritas. Hanya saja berdasarkan evaluasi, kawasan Malioboro memiliki citra yang kuat. Seluruh penataan di kawasan ini akan menjadi wajah wisata Jogjakarta.

Meski begitu beberapa wilayah lain tetap menampilkan keunggulan lain. Seperti kawasan wisata Keraton Jogjakarta. Dia menuturkan wisata di kawasan ini tersaji dari sisi pagelaran Keraton hingga Water Castle Tamansari.

“Keraton itu juga memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tahun lalu, meski kami fokus di Malioboro jumlah kunjungan disana juga sangat tinggi,” ujarnya.

Persiapan menyambut libur lebaran juga dilakukan pengelola Tamansari. Meski masih dalam tahap renovasi, namun pelayanan wisatawan tetap optimal. Target kunjungan tentu meningkat baik untuk wisatawan domestic maupun mancanegara.

“Persiapan untuk libur lebaran sudah matang, pada intinya kami tetap beroperasional seperti biasa. Biasanya mulai ramai setelah lebaran, atau saat masa liburannya,” kata Koordinator maintenance Tamansari Muhammad Ridwansyah. (dwi/pra/er)