BANTUL – Suasana sore mulai memanas ketika 600 paket makanan untuk masyarakat TPST Piyungan belum sepenuhnya jadi. Ketika menjelang waktu berbuka paket yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Bersama 15 relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI), akhirnya 600 porsi sajian makanan dari Humanity Food Truck berhasil di bagi-bagikan untuk pemulung dan warga sekitar di Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (15/5).

Nampak raut wajah bahagia dari warga TPST ketika armada Food Truck melaju melewati pemukiman warga. Darwanto, 48, meluapkan kegembiraannya karena ikut menyaksikan pembagian makanan secara gratis menggunakan armada truk yang berkapasitas besar. Dia menyampaikan banyak-banyak terimakasih atas kehadiran teman-teman ACT.

”Makanan ini sangat membantu kami, bisa memberi kami tenaga setelah bekerja seharian apalagi ini setahun sekali,” ujar Darwanto.

Koordinator Program Humanity Food Truck Fuad Ahmad Nafis menerangkan, Humanity Food Truck merupakan program memberi kebahagiaan untuk masyarakat terutama masyarakat kurang mampu lewat program layanan makanan gratis.

”Harapan kami dari berbagai elemen masyarakat bisa menikmati sajian siap santap dari Food Truck ini, untuk saat ini 600 porsi kita bagi-bagikan di TPST Piyungan dan 400 porsi  lainnya dibagikan ke wilayah lain salah satunya ke Panti Difabel di Jalan Parangtritis,” ungkap Fuad saat dimintai keterangan di lokasi TPST.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto berharap dapat mengajak seluruh instansi-instansi dan korporasi khususnya di DIJ dan sekitarnya untuk bisa menyuskseskan dan berperan serta dalam Program Humanity Food Truck.

”Armada Food Truck ini didesain untuk dapat memberi layanan makan gratis secara mobile kepada masyarakat yang kurang mampu,” ujar Bagus.

Dalam kiprahnya armada Food Truck yang dimiliki ACT ini telah sering membantu pemulihan pasca bencana mulai dari Banjir di Bantul, Banjir Bengkulu, Gempa Lombok, maupun Gempa di Palu, Sigi dan Donggala. Selain itu juga menyisir wilayah-wilayah prasejahtera untuk turut memberikan bantuan makanan siap santap secara sukarela. (*/ila)