JOGJA – Banyak sekali amalan baik yang bisa kita lakukan di bulan suci ini. Beberapa di antaranya bisa dikatakan sebagai amalan yang sederhana. Salah satunya adalah dengan memiliki sikap murah hati.

Itu disampaikan Ustadz Maman Abdul Malik, dalam kajian Subuh di Masjid Jami At Taqwa Kotabaru kemarin (16/5). Dia menyampaikan tentang pentingnya memiliki rasa murah hati. Bahkan menurutnya perintah untuk bermurah hati di dalam Alquran jumlahnya lebih banyak. Bahkan ketimbang perintah untuk menegakkan salat.

Hal tersebut menurut Ustadz Maman bahwa hubungan antar sesama manusia itu juga sama pentingnya dengan hubungan manusia dengan Allah SWT. “Karena ibadah tidak hanya dengan salat dan berdoa saja,” ujarnya.

Dalam kajian yang berlangsung selepas Salat Subuh tersebut, tampak dihadiri cukup banyak jamaah. Mereka menyimak dan menyerap ilmu sebanyak mungkin dari tausyah yang diberikan.

Ustadz Maman memberikan penjelasan lebih jauh mengenai keutamaan bermurah hati. Ia mengutip salah satu ayat dari Alquran yakni surat Ali Imron ayat 134. Ayat tersebut kurang lebih memiliki arti bahwa orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

Dengan selalu memiliki sikap murah hati, orang akan selalu merasa bahagia baik saat di dunia ataupun di akhirat. Menurut Ustadz Maman, salah satu indikator kebahagiaan manusia di dunia itu adalah senantiasa merasa cukup dalam segala hal yang berhubungan dengan duniawi.

Di bagian akhir ceramahnya, Ustadz Maman mengingatkan bahwa setiap perbuatan yang kita lakukan di dunia ini akan mendapatkan balasan. Baik secara langsung saat kita masih hidup atau kelak di akhirat. Jadi kita harus berusaha untuk selalu berbuat baik ketika masih hidup di dunia. (cr12/din/by)