JOGJA – Executive Vice President Balai Yasa Jogjakarta Hasim Suwondo menggaransi operasional kereta api untuk angkutan Lebaran lancar. Sebab, Balai Yasa telah menyelesaikan perawatan dan perbaikan 43 lokomotif.

Perbaikan meliputi overhaul mesin hingga perawatan alat bantu kompresor. ”Masih ada enam unit lokomotif yang masuk jadwal perawatan rutin. Kebetulan memang masa perawatan rutin, tapi diprioritaskan untuk lebaran besok,” jelas Hasim di Balai Yasa Jogjakarta, Minggu (20/5).

Menurutnya, operasional KA angkutan Lebaran menggunakan lokomotif terbaik. Mayoritas menggunakan lokomotif CC 206. Penarik gerbong ini menggunakan tenaga diesel elektif. Tenaganya lebih besar dibanding lokomotif lain.

”Sudah menggunakan sistem komputer untuk panel kontrolnya. Juga tidak memiliki hidung, sehingga membantu visual masinis,” katanya.

Kendati begitu, Hasim memastikan Balai Yasa tetap intens melakukan pemantauan. Bahkan, Balai Yasa telah mempersiapkan manajemen perbaikan tak terencana. Juga mempersiapkan posko khusus selama Lebaran. Posko khusus berisi tenaga ahli dan teknis perbaikan ini segera melakukan perbaikan jika ada lokomotif yang mengalami kerusakan.

”Tapi, dalam lingkup wilayah PT KAI Daop 6,” ucapnya.

Kesiapan Balai Yasa ini lantaran KA menjadi primadona para pemudik. Selain perjalanan yang lancar, waktu tempuh dengan KA juga lebih efisien.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Eko Budianto mengungkapkan, tiket KA pada hari-hari favorit telah ludes terjual. Bahkan, tiket sembilan jadwal keberangkatan juga telah habis. Berdasar data Daop 6, 51 persen tiket telah terjual.

”Dari data 26 Mei hingga 16 Juni kami menyediakan 366.339 tempat duduk. Sebanyak 185.959 tempat duduk di antaranya atau 51 persenya telah laku,” jelasnya. (dwi/zam/rg/fj)