SLEMAN – Peraturan Pemerintah (PP) 36/2019 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS, TNI, Polri, pejabat negara, dan pensiunan telah direvisi. Sebelumnya, dalam salah satu pasal, menjelaskan untuk proses pencairan THR bagi aparatur sipil negara (ASN) harus menggunakan Peraturan Daerah (Perda). Namun, saat ini telah direvisi, dan hanya membutuhkan Peraturan Bupati (Perbup).

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Harda Kiswaya menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk THR ASN sebesar Rp 40,9 miliar. Jumlah itu cukup untuk 9.212 ASN di Sleman. “Sesuai aturan, akan kami cairkan 24 Mei 2019,” kata Harda (20/5).

Secara aturan, kata Harda, dalam susunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) telah memuat gaji untuk ASN. Termasuk di dalamnya ada THR, tunjangan, dan lain sebagainya. Semua telah dimasukkan dalam anggaran.

Dengan mekanisme pencairan THR yang hanya memerlukan Perbup, maka akan mempercepat proses pencairan. Sebab, jika harus menunggu Perda, maka akan memperlama proses pencairan THR.

“Karena membuat Perda itu harus didiskusikan dengan legislatif. Prosesnya akan panjang,” ungkap Harda.

Saat ini, proses penyusunan Perbup untuk pencairan THR masih berlangsung. Dalam waktu dekat, Perbup tersebut selesai sebelum 24 Mei 2019.

“Nanti tinggal menunggu pengajuan dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan pencairan THR melalui Bank BPD Sleman,” kata Harda.

Selain THR untuk ASN, pihaknya juga tengah merapatkan, agar bisa memberikan tunjangan untuk para pekerja harian lepas (PHL) lingkungan Pemkab Sleman. “Prinsip kami, akan usahan untuk para PHL dapat THR,” kata Harda.

Terkait gaji ke-13 untuk para ASN, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Sleman, Arif Haryono meminta para ASN agar bersabar. Sebab, mereka baru bisa mendapatkan gaji ke-13 pada Juli 2019.

“Gaji ke-13 itu diberikan Juli 2019. Mengingat kebutuhan di Juli 2019 sangat banyak, karena masuk tahun ajaran baru,” kata Arif. (har/iwa/zl)