MAGELANG – Dalam rangka menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Dinas Perindustrian dan Perdaganan (Disperindag) Kota Magelag menggelar pasar murah. Kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat ekonomi rendah, dan berlangsung di Alun-Alun Kota Magelang.sejak rabu (22/5) hingga hari ini.

Kepala Disperindag Kota Magelang Sri Retno Murtiningsih menyatakan, kegiatan ini untuk memenuhi ketersediaan kebutuhan minimal bahan pokok serta menjaga distribusi dan stabilitas harga kebutuhan pokok pada tingkat masyarakat yang kurang mampu. “Juga memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berjualan”, ucapnya.

Retno berharap pasar murah dapat menjadi ruang bagi para pelaku UMKM untuk memromosikan produknya. Ada 50 peserta yang terlibat dalam pasar murah. Mereka meliputi perwakilan paguyuban UMKM, gerakan koperasi, BULOG, PKK kelurahan dan kecamatan se-Kota Magelang.

Untuk barang yang diperdagangkan cukup beragam seperti sembako, kue lebaran, minuman, pakaian serta produk UMKM lainnya. Harga yang ditawarkan-pun lebih murah daripada harga normal. “Semua dijual dengan promo murah karena sudah disubsidi,” beber Retno.

Bahkan beberapa stand di pasar murah juga ada yang membagikan paket sembako secara gratis kepada masyarakat kurang mampu yang sudah membawa kupon. Salah satunya adalah stand Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Magelang yang membagikan 300 paket sembako gratis berisikan 3 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 4 bungkus mi instan dan pakaian layak pakai.

Purwaningsih, warga Magersari, mengambil jatah sembako gratis kala itu. Ningsih berharap agar GOW bisa menyebarkan kupon lebih luas lagi.”Saya senang, walaupun gratis kualitasnya cukup baik,” ungkapnya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengungkapkan dengan dihelatnya pasar murah diharapkan dapat membantu masyarakat kecil untuk menghadapi kenaikan harga menjelang lebaran. “Agar semuanya bisa merayakan lebaran,” jelasnya.

Sigit juga mengajak masyarakat untuk dapat berbelanja sewajarnya saat menyambut lebaran nanti. “Tidak perlu berlebihan, belanja sewajarnya saja, supaya tidak terjadi fluktuasi harga,” harapnya.(cr16/din/by)