JOGJA – Menjelang lebaran, Indosat Ooredoo melalui brand IM3 Ooredoo meluncurkan produk terbaru, New Freedom. Paket ini memberikan benefit berupa total kuota internet hingga 50GB lengkap dengan gratis nelpon ke semua operator.

Sales Area Manager Jogjakarta Inner Fifi Sulistyoningsih mengatakan, paket ini memungkinkan masyarakat yangbada di kota Jogja tetap terhubung dengan teman dan keluarga, dari sahur sampai waktu buka puasa tanpa. Paket New Freedom hadir dengan total kuota internet besar plus gratis Nelpon ke semua operator.

”IM3 Ooredoo berkomitmen untuk memberikan pengalaman internet terbaik dengan menyediakan produk dan layanan teknologi telekomunikasi terbaru kepada para pelanggan. Paket New Freedom hadir lebih dalam berbagai pilihan, mulai dari yang termurah Rp.25 ribu untuk total kuota 4GB, Rp.70 ribu untuk total kuota 20GB, dan paket New Freedom 50GB dengan harga Rp.150 ribu,” jelas Fifi pada saat gathering dan buka puasa bersama di Parsley, Rabu (22/5).

Lebih lanjut, program Ramadhan Makin Kuat ini merupakan wujud dari komitmen Indosat yang memahami kebutuhan pelanggan di saat-saat khusus seperti bulan Ramadhan dan Lebaran nanti, sehingga dapat memberikan manfaat khusus bagi masyarakat dan pelanggan dalam berkomunikasi. Selain itu untuk menghadapi kenaikan trafik, pihaknya mengaku telah melakukan langkah antisipatif dengan menambah kapasitas jaringan di beberapa titik keramaian seperti jalur mudik seperti tol, bandara, terminal, stasiun, dan tempat- tempat wisata.

”Kami memprediksi kenaikan trafik disaat- saat seperti ini meningkat antara 15-20 persen. Untuk itu, khusus layanan data kami menambahnya menjadi 18,4 Terabyte/hari. Sementara untuk kapasitas layanan SMS kami telah siapkan hingga 975 juta SMS/hari. Kemudian untuk suara penambahannya hingga 37 juta Erlang/hari,” kata Sales Area Manager Jogjakarta Outer Aris Budiyanto.
Adapun alasan Indosat tetap menambah kapasitas SMS dan telpon yakni untuk membantu para orangtua yang tak mengenal WA untuk tetap bisa berkomunikasi.

”Jumlah pelanggan kami yang menggunakan layanan SMS dan telpon ini masih sangat besar. Ini perlu kami fasilitasi agar mereka merasa nyaman saat melakukan komunikasi,” ungkapnya. (met/ila)