PURWOREJO – Perlintasan sebidang berpenjaga di Desa Krendetan, Bagelen, Purworejo, tidak bisa maksimal dalam menyambut Lebaran 1440 H. Alat untuk menaikturunkan palang pintu saat kereta melintas, mengalami kerusakan.

Praktis, palang pintu yang ada harus digerakkan secara manual dari dalam pos penjagaan. Hal ini amat mengganggu, karena menjadikan layanan sedikit tersendat.

Penjaga perlintasan Bagelen, Supriyanto, 54, mengatakan  kerusakan itu sebenarnya belum lama. Baru sekitar setengah bulan lalu. Pihaknya sudah berusaha melakukan perbaikan sendiri, tapi belum bisa teratasi.

“Kami sudah laporkan ke Dishub Purworejo soal kerusakan ini. Secara langsung juga kami sampaikan saat ada monitoring dan pemberian bingkisan dari Pak Bupati,” kata Supriyanto Senin (27/5).

Menurutnya, alat untuk menaikturunkan palang pintu digerakkan dengan model listrik. Bukan secara otomatis seperti halnya perlintasan yang dikelola langsung oleh PT KAI.

Pola kerjanya, petugas akan memencet tombol turun saat palang pintu hendak diturunkan. Demikian halnya untuk membuka palang. “Jadi kalau mau menutup palang pintu, kami harus ngongkel alat. Tapi kalau naik masih bisa berjalan,” ujarnya.

Lebih jauh Supriyanto mengatakan, keberadaan alat ini sudah cukup lama, sekitar empat tahun. Adanya alat itu amat membantu petugas untuk memberikan pengamanan saat kereta melintas. “Harapan kami sih ini segera diperbaiki. Jadi kerja kami bisa cepat,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo Deasy Ari Wulandari membenarkan adanya kerusakan itu. Pihaknya sudah mendapatkan laporan dan akan ditindaklanjuti dengan perawatan.

“Kami sudah siapkan perawatan alat tersebut. Sebelumnya di tempat itu juga sudah kami lakukan perbaikan untuk lampu tanda yang juga rusak,” kata Deasy.

Dinas Perhubungan Purworejo saat ini mengelola empat perlintasan sebidang yang petugasnya dari internal pemkab. Tercatat ada dua tempat yang masuk wilayah kerja Daop 6 Jogjakarta, masing-masing di Bagelen dan Tegalkuning. Serta dua lagi masuk Daop 5 Purwokerto, yakni di Andong (Kecamatan Butuh) dan Bayem (Kecamatan Kutoarjo). (udi/laz/zl)