, Senin (27/5).

Dia pun berharap laga uji coba melawan Timnas U23 diharapkan mendapatkan perhatian dan animo dari masyarakat. Apalagi, laga itu digelar beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H. ”Yang jelas akan semakin meriah karena pas saat liburan,” jelasnya.

Sementara itu pelatih PSIM Jogja Vladmir Vujovic terus menggembleng timnya sebelum menjalani kompetisi Liga 2 15 Juni mendatang. Sejauh ini, dia menilai sudah ada perkembagan kearah positif dari skuad anak asuhnya. ”Tinggal kami evaluasi di laga uji coba. Ada rencana dengan timnas,” katanya.
Pada musim ini PSIM mengusung target tinggi dalam Liga 2 2019 mendatang. Ambisi untuk promosi menuju kompetisi kasta tertinggi, bukanlah isapan jempol belaka, jika melihat geliat Laskar Mataram di sepanjang transfer window ini.

Juru taktik asal Montenegro itu mengaku sudah menyiapkan pendekatan taktikal yang matang, untuk kompetisi nanti. Ia pun tidak menampik, gaya bermain ball possesion yang selama ini diterapkan PSIM, kemungkinan besar bakal ditinggalkan.

Dia telah menyaksikan langsung sejumlah laga di kompetisi Liga 2, untuk mempelajari atmosfer, serta strategi yang diterapkan para kontestannya. ”Kami ingin bermain sepak bola yang efektif. Lihat kondisi lawan termasuk lapangan. Yang terpenting kami bisa meraih hasil maksimal di setiap laga,” terangnya. (bhn/din/zl)