Ken Arok memainkan siasat besar. Operasi intelejen gara-gara mendapat inspirasi dari Lohgawe. Ken Arok mendapat wejangan sang brahmana. Petuah yang diberikan adalah Ken Arok merupakan titisan dewa Wisnu. Turunan  mengalir pada Ken Arok tersebut menjadikan Lohgawe percaya. Ken Arok layak menjadi raja.

Dan Ken Arok terprovokasi. Langkah awal merealisasikan mimpi besar, Ken Arok menjadi pengawal Tunggul Ametung. Sebelum mengabdi pada penguasa Tumapel, Ken Arok merupakan perampok yang sangat ditakuti masyarakat.

Setelah mapan menjadi pengawal penguasa Tumapel, Ken Arok melangkah lebih jauh mewujudkan obsesi. Dirinya memesan keris pada Mpu Gandring. Disanggupi pengerjaannya selama 5 bulan.

Sebelum waktu tiba. Ken Arok mengambil keris. Mpu Gandring tak mau melepaskan. Keris memang belum jadi. Masih belum sempurna. Sebagai maestro keris harus bekerja profesional. Sebelum keris menjadi maha karya. Tak akan diberikan pada Ken Arok.

Ken Arok tak sabar. Dia tetap memaksa agar keris dimilikinya. Namun Mpu Gandring bersikukuh. Keris tak berpindah tangan. Mpu Gandring mempertahankan niat menyelesaikan karya.

Merasa keinginan dihalang-halangi. Ken Arok membunuh Mpu Gandring. Keadaan sekarat. Mpu Gandring mengumpat. Keris akan menghilangkan tujuh nyawa yang lain. Termasuk Ken Arok.

Kini Ken Arok sudah memiliki keris. Anehnya keris tidak   dimiliki sendiri. Keris diberikan pada Kebo ijo. Ken Arok dan Kebo ijo merupakan kawan sesama pasukan pengawal akuwu.Kebo ijo girang. Keris bisa menambah dirinya gagah.

Pada suatu kesempatan yang lain. Kebo ijo dibikin mabok. Kebo ijo tak waras pengaruh miras. Ken Arok mengambil kembali keris. Keris dibawanya secara sembunyi-sembunyi. Keris telah berada dalam genggaman Ken Arok. Tetapi persepsi publik mengira yang menyimpan keris adalah Kebo ijo.

Peristiwa berikut. Sungguh tragis. Malam semakin larut. Tunggul Ametung menikmati peraduan. Tidur lelap. Tiba-tiba ada sosok masuk ke kamar pribadi. Memegang keris. Menusukkan keris berkali-kali. Tunggul Ametung  bersimbah darah. Lalu sosok  secepat kilat pergi meninggalkan tempat kejadian perkara. Keris tak luput ditinggal. Bersama jasad Tunggul Ametung.

Ken Dedes tahu prosesi pembunuhan Tunggul Ametung. Bukan hanya sekedar tahu. Siapa yang membunuh ? Ken Dendes paham. Tapi permaisuri ini tak akan cerita.

Motivasi yang melatarbelakangi Ken Dendes melakukan aksi tutup mulut karena pembunuhnya Ken Arok. Dua sejoli tersebut diam-diam menjalani cinta terlarang. Makanya harapan besar menggantung pada diri Ken Dedes. Wafatnya Tunggul Ametung membuka jalan Ken Dendes bisa dinikahi Ken Arok. Mengingat Ken Dedes tidak mencintai Tunggul Ametung  yang merupakan korban kawin paksa.

Siasat besar yang digoreng Ken Arok membuahkan hasil. Sepeninggal Tunggul Ametung. Ken Arok berupaya menjalankan suksesi. Atas kehendaknya. Ken Arok mengukuhkan sebagai Akuwu Tumapel. Ken Dendes tetap membisu atas pembunuhan sadis yang menimpa suaminya. Karena mimpinya terwujud. Menjadi istri dari penguasa Tumapel yang baru. Ken Arok.

Untuk menghilangkan jejak Ken Arok sebagai pembunuh berdarah dingin sangat gampang. Ken Arok bisa membikin skenario tak sesuai  cerita asli. Atas kekuasaan yang dimilikinya. Ken Arok menyiapkan tokoh yang menjadi kambing hitam. Kebo ijo yang dijadikan tersangka. Sangkaan ini sangat realistis. Kebo ijo adalah pemilik keris. Tampak rasional. Kalau Kebo ijo yang menghabisi nyawa Tunggul Ametung.

Muara dari rekayasa pengadilan menyatakan Kebo ijo dengan sah dan meyakinkan telah menghilangkan nyawa Tunggul Ametung. Meski kebenarannya Kebo Ijo tak bersalah. Dirinya tetap di hukum mati.

Jiwa pembrontak Ken Arok tak luntur. Ken Arok membangkang terhadap  raja Kertajaya yang menjadi atasan. Tindakan makar tersebut menyebabkan pecah perang antara Tumapel dan Kediri. Tumapel menang. Kediri tumbang. Ken Arok mendirikan Kerajaan Singasari.

Realitasnya kekuasaan Ken Arok tidak bertahan lama. Terjadi konflik internal antar kerabat kerajaan. Aroma busuk mewujudkan kekuasaan tercium Anusapati. Anusapati merupakan buah hati Ken Dedes dengan Tunggul Ametung.

Anusapati tak terima. Melakukan balas dendam. Anusapati membunuh Ken Arok dengan keris yang sama. Keris yang digunakan untuk membunuh ayahnya.

Kisah Ken Arok bisa menjadi cermin. Kekuasaan yang dibangun dengan sejarah kelam. Menabur benih kekejaman. Menuai kebohongan. Menanam ketidakjujuran. Mengingkari kemanusiaan. Sejarah itu akan menikam dirinya sendiri…..!!!!!!(*/zam/fj)