JOGJA – Sepuluh bregada keprajuritan Keraton Ngayogyakarta berjalan beriringan dari kompleks Pracimosono Minggu sore (26/5). Iring-iringan ini melalui Jalan Rotowijayan-Jalan Ngasem-Jalan Ngadisuryan. Finish-nya di Alun-Alun Selatan.

Ya, puluhan prajurit dari berbagai jenis bregada ini sedang menggelar atraksi wisata gelar bregada keprajuritan. Agenda yang digelar Dinas Pariwisata (Dispar) DIY ini merupakan geladi bersih Garebeg Syawal Keraton Ngayogyakarta. Sekaligus sebagai bentuk pengenalan prajurit keraton kepada masyarakat dan wisatawan.

Sepuluh bregada itu adalah Bregada Wirabraja (52 prajurit), Bregada Daeng (50 prajurit), Bregada  Patang Puluh (48 prajurit), dan Bregada Jagakarya (45 prajurit). Lalu, Bregada Prawiratama (48 prajurit), Bregada Nyutra (60 prajurit), Bregada Ketanggung (58 prajurit), Bregada Mantrijero (44 prajurit), Bregada Bugis (50 prajurit), dan Bregada Surakarsa (40 Prajurit).

Yang menarik, ratusan prajurit keraton ini tidak memakai kostum bregada seperti biasanya. Mereka mengenakan kostum abdi dalem keraton. Yakni, berupa peranakan lengkap. Meliputi belangkon, baju lurik, bawahan jarik, dan pendhok (keris, Red).

GBPH Yudhaningrat, manggoloyudho prajurit keraton mengatakan, masyarakat kini dapat melihat prajurit keraton melalui atraksi wisata gelar bregada. Juga sekaligus dapat menggali semangat patrotisme bregada. Sebab, bregada dulu bertugas menjaga dan mengamankan keraton.

Sekretaris Dispar DIY Tutik Sulistyani menyebutkan, atraksi wisata gelar bregada keprajuritan digelar tiga kali setahun.

”Semoga menjadi event tahunan agar wisatawan berkunjung rutin ke Yogyakarta,” harapnya. (*/a1/zam/er)