JOGJA – Taman Sari diprediksi menjadi jujukan wisatawan saat libur Lebaran. Namun, objek wisata (obwis) yang sarat sejarah itu libur saat Hari Raya Idul Fitri. Itu sebagai bentuk penghormatan pengelola Taman Sari terhadap umat Islam yang merayakan Lebaran.

”Liburnya hari pertama saja. Hari kedua dan seterusnya setelah Lebaran normal kembali,” tutur Slamet, seorang pengelola Taman Sari, Senin (27/5).

Menurutnya, selama libur panjang Lebaran, Taman Sari beroperasi seperti biasanya. Buka mulai pukul 09.00 dan tutup pukul 15.00. Kendati begitu, Slamet menekankan, waktu operasional bisa diperpanjang. Seiring dengan melonjaknya kunjungan wisatawan.

”Kami lihat kondisinya besok seperti apa. Kalau mbludak, ya, waktu tutup diperpanjang,” ucapnya.

Meski libur panjang, Slamet memastikan pengelola tidak menaikkan tarif masuk. Tiket wisatawan domestik Rp 5.000 per orang. Sedangkan wisatawan mancanegara Rp 15 ribu.

”Karena adanya seperti itu, ya, mudah-mudahan aja masalah parkir bisa diatasi,” kata Slamet terkait pengelolaan parkir di Taman Sari.

Dalam kesempatan itu, Slamet menyinggung proyek renovasi kolam. Menurutnya, pengelola menargetkan proyek renovasi selesai Lebaran.

”Taman Sari luas. Kawasan lainnya pun bisa untuk hiburan atau berfoto,” katanya. (cr15/zam/er)