JOGJA – Dalam PPDB SMA/SMK tahun ajaran 2019/2020 nanti nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs tak lagi dipakai. Tapi hanya sebagai hasil evaluasi belajar. Hasilnya Kota Jogja kembali menduduki peringkat pertama rerata nilai UNBK SMP/MTs di DIJ.

Kota Jogja menjadi peringkat pertama di DIJ dengan total rerata nilai 287,3 dari 7.990 peserta. Sementara itu Kabupaten Bantul menduduki peringkat dua dengan rerata nilai 256,44. Selanjutnya Kabupaten Kulonprogo dengan rerata 249,19. Kemudian Kabupaten Sleman dengan total 265,76 dan yang terakhir Kabupaten Gunungkidul dengan total 230,75.

Kepala Disdikpora DIJ Kadarmanta Baskara Aji menyebut dilihat keseluruhan, pada tahun ajaran 2018/2019 ini rerata nilai siswa di DIJ mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Rerata tahun ini 258,26, lebih tinggi dibanding dengan perolehan nilai tahun  lalu yakni 249,84. “Rerata nilai tertinggi diraih pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu sebesar 78,15,” katanya dalam jumpa pers di kantor Disdikpora DIJ kemarin (28/5).

Aji menambahkan untuk nilai terendah pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Yaitu 58,73. Perolehan rerata nilai  untuk Bahasa Indonesia 78,15, naik dari tahun lalu 76.6. Sedangkan untuk nilai Bahasa Inggris 58,73, juga lebih baik dibanding tahun lalu yang 58,07.

“Matematika tahun ini sekitar 60,22 dan tahun lalu sebesar 57,19. Dan nilai mata pelajaran IPA kali ini mencapai 61,16, sedikit membaik dibanding dengan nilai rata-rata yang diperoleh tahun 2018 lalu yaitu sebesar 61,16,” tuturnya. (cr8/pra/er)