SLEMAN – Untuk ketiga kalinya Muhammad Sigit didaulat menakhodai PD BPR Bank Sleman. Sigit bakal kembali memimpin salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Pemkab Sleman itu untuk periode 2019-2024.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan, diangkatnya kembali Sigit sebagai direktur Bank Sleman karena terbukti mampu menunjukkan kinerja positif dalam memajukan lembaga perbankan pelat merah itu. Kemajuan yang dimaksud baik berupa pelayanan perbankan terhadap masyarakat maupun prestasi kerja.

Dikatakan, Bank Sleman saat ini memiliki total aset sekitar Rp 766,79 miliar. “Jumlah aset ini menjadikan Bank Sleman sebagai salah satu BPR terbaik dalam Anugerah BPR Indonesia tahun lalu,” ujar bupati.

Di tahun yang sama Bank Sleman juga menorehkan prestasi sebagai Top BUMD of The Year (Best of The best). Lantaran mampu mengelola dana pihak ketiga mencapai lebih dari Rp 264 miliar. Pada 2018 Bank Sleman  menyalurkan kredit lebih dari Rp 581 miliar. Dengan laba bersih lebih dari Rp 22 miliar.

Sri Purnomo berharap, beragam prestasi yang berhasil diraih bisa menjadi modal penting bagi Sigit untuk meningkatkan performa Bank Sleman ke depan.

Setli tiga uang, Muhammad Sigit berharap ke depan Bank Sleman bisa  berperan lebih membantu masyarakat. Khususnya warga kurang mampu. Serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satunya lewat program coorporate social responsibility (CSR). Di antaranya, menjalin kemitraan dengan para pengusaha mikro di wilayah Sleman untuk menyokong permodalan. Berupa kredit tanpa bunga dan jaminan. Selain itu Sigit berkomitmen mendukung program Pemkab Sleman dalam mewujudkan sekolah ramah anak. (har/yog/fj)