BANTUL – Di Bantul kota, Srandakan, Piyungan, dan Banguntapan. Itulah empat titik pos pantau kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul. Pos yang beroperasi selama arus mudik dan balik Lebaran ini sebagai bentuk tanggap darurat sekaligus dan layanan kesehatan bagi para pemudik.

”Dibuka H-4 hingga H+4 Lebaran,” jelas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Agus Triwidyantara di kantornya belum lama ini.

Dengan detail, Agus merinci lokasi satu per satu empat posko pelayanan kesehatan. Posko kesehatan di Bantul kota terletak di Jalan Jenderal Sudirman. Persisnya di depan Pasar Bantul. Sedangkan pos pantau di Srandakan terletak di timur Jembatan Srandakan. Berikutnya, pos pantau di Banguntapan. Letaknya di Simpang Empat Ketandan. Terakhir, pos pantau di Piyungan. Letaknya di simpang tiga pasar lama Piyungan.

”Tiap pos pantau dilengkapi ambulans dan berbagai peralatan medis dan obat-obatan,” ucap Agus memastikan bahwa puskesmas juga mem-back up pos pantau.

Letak pos pantau, kata Agus, terintegrasi dengan posko pengamanan. Dengan kata lain, bergabung dengan kepolisian, dinas perhubungan, dan berbagai komunitas relawan.

Meski ada pos pantau, Agus tetap mengimbau agar para pemudik menjaga kondisi kesehatannya. Caranya dengan menjaga asupan makanan dan istirahat secukupnya.

”Dan selalu menjaga PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) dalam perjalanan,” sarannya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes Bantul Maya Sintowati Panji menambahkan, puluhan ambulans dari berbagai instansi dan kelompok masyarakat juga disiagakan. Tujuannya agar pelayanan tanggap darurat lebih cepat.

”Misalnya ada yang kelelahan atau kecelakaan dijalan, dapat segera tertangani,” tuturnya.

Selain di jalan raya, Maya menyebut, dinkes juga mendirikan pos kesehatan di objek wisata (obwis). Bedanya, pos kesehatan ini hanya beroperasi H+1 hingga H+4. (cr6/zam/tif)