BANTUL – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan berbagai penyakit, seiring dengan datangnya musim kemarau. Memasuki Juni ini sebagian wilayah DIJ akan dilanda kemarau dan berpotensi menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bantul, Fauzan mengatakan, bakteri penyebab ISPA juga sangat mudah ditularkan. Karena model penyebarannya melalui udara. Selain itu, penyakit ISPA dapat menyerang siapapun, mulai dari orang tua hingga anak-anak. “Biasanya bakteri ISPA disebarkan melalui debu dan udara kotor,” ujarnya belum lama ini.

Melihat kondisi tersebut, Fauzan meminta agar masyarakat untuk sudah mulai melakukan upaya pencegahan, salah satunya adalah dengan terus menjaga kondisi tubuh untuk tetap bugar. Menurutnya dengan kondisi tubuh yang selalu terjaga, hal itu akan mencegah penyakit apapun masuk ke dalam tubuh. “Pencegahan ISPA juga bisa dilakukan dengan menutup saluran pernapasan dengan menggunakan masker,” ungkapnya.

Selain ISPA, dia juga meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit konjungtivitis atau akrab disapa belek. Sama dengan penyakit pernafasan, penyakit belek juga ditularkan melalui udara dengan media debu.

Namun, bedanya penyakit belek akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada mata. Walaupun tidak terlalu berbahaya, Fauzan menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap segala bentuk penyakit di awal musim kemarau.”Cara yang paling ampuh untuk mencegah penyakit adalah dengan pola hidup sehat,” imbuhnya.(cr5/pra/zl)