BANTUL – Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mematok target tinggi pada libur Lebaran 2019. Setidaknya retribusi pariwisata mencapai Rp 2,6 miliar.

”Atau dengan jumlah kunjungan 260 ribu orang,” jelas Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Prabowo di kantornya belum lama ini.

Menurutnya, target sebesar itu hanya dari Pantai Parangtritis. Kendati begitu, bekas camat Sewon menganggap target itu cukup realistis. Sebab, jumlah kunjungan di Pantai Parangtritis selama libur Lebaran cenderung mengalami peningkatan. Pada 2017, contohnya. Jumlah kunjungan mencapai 244 ribu orang. Setahun berikutnya, menembus 259 orang.

”Dengan tarif Rp 10 ribu per orang, target Rp 2,6 miliar pada liburan kali ini sangat realistis,” ujar Kwin menyebut puncak kunjungan mulai tanggal 6 hingga 10 Juni.

Melihat tingginya kunjungan, kata Kwin, dispar menambah jumlah personel di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Parangtritis. Itu untuk mengantisipasi panjangnya antrean di depan TPR.

”Pada hari biasa hanya 6 orang. Pada libur Lebaran kami tambah menjadi 52 personel,” sebutnya.

Penambahan personel ini, Kwin menegaskan, juga untuk mengantisipasi kebocoran retribusi.”PAD (pendapatan asli daerah) dari pariwisata biar benar-benar maksimal,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pemasaran Dispar Bantul Ni Nyoman Yudiarini optimistis PAD sektor pariwisata pada musim Lebaran kali ini meningkat. Lantaran beberapa objek wisata pantai lain juga ramai pengunjung. Seperti Pantai Baru Pandansimo dan Pantai Goa Cemara.

”Apalagi, sekarang juga musim libur sekolah,” katanya. (cr5/zam/zl)