SLEMAN – Seseorang yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor, tentu menguras tenaga. Terutama saat musim mudik atau balik Lebaran.

Mengantisipasi adanya pengendara yang kelelahan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman telah menyiagakan 25 Puskesmas dan 28 rumah sakit (RS) yang siap melayani 24 jam. Penerapan kebijakan tersebut dilakukan H-4 Lebaran hingga H+4 Lebaran.

“Kami mendukung arus mudik dan balik H-4 hingga H+4. Semua fasilitas kesehatan kami disiagakan (saat musim Lebaran 2019),” kata Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo.

Joko mengatakan, dari 25 Puskesmas yang ada di Sleman, 10 di antaranya menyediakan layanan rawat inap. Termasuk untuk unit gawat darurat (UGD). “Kami pastikan semua siap. Termasuk juga ambulans,” kata Joko.

Pihaknya juga menyediakan Layanan Darurat Sleman atau Sleman Emergency Service (SES). Pelayanan ini untuk menangangi pasien gawat darurat. Seperti serangan jantung, kecelakaan, dan bersalin.

Terkait persalinan, layanan bekerjasama dengan Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) dan RS PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) di Sleman. “Layanan tersebut sama sekali tidak dipungut biaya,” jelas Joko.

Selain itu, Kejadian Luar Biasa Wabah Penyakit, bisa menghubungi 081328001703 dan 085643214272. Jika ada keracunan makanan, warga bisa menghubungi 085868984384.

Menghindari kecelakaan, pengendara harus memperhitungkan kondisi tubuh. Jika sudah terlalu lelah, istirahat. Paling tidak, jika berkendara selama empat jam, harus beristirahat minimal satu jam. (har/iwa)