Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana mengapresiasi sejumlah acara yang diinisiasi Dinas Pariwisata DIY. Termasuk kegiatan dalam momen tertentu seperti Ramadan dan Idul Fitri. “Kegiatan itu patut dikembangkan. Kalau perlu jadikan sebagai agenda tahunan,” ujar Yoeke

Sebagaimana diketahui, beberapa hari menjelang berakhirnya Ramadan 1440 H, Dinas Pariwisata DIY mengadakan Malioboro Day yang diadakan pada 31 Mei 2019.

Acaranya antara lain pagelaran sejumlah grup band yang tampil setelah buka puasa. Tersebar di tiga titik strategis. Yakni Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949, Museum Sonobudoyo (pintu timur) dan gerbang Kepatihan Malioboro (gerbang barat).

Khalayak dihibur dengan penampilan MAHIJADEDI. Singkatan dari Manusia Yang Hidup Sejaman dengan Dinosaurus. Atau sebut saja dengan manusia yang tangguh. Mereka terbentuk pada awal September 2018 oleh Ahonk Rahadi, Arman Harjo, dan Ofix Okefix. Lakon Rabi Keri menjadi satu single perdana mereka.

Juga ada ROFA. Sebuah band yang didirikan dan dipimpin KH Muhammad Fuad Riyadi. Dia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Fatihah, Pleret, Bantul. Band ini mengusung genre pop-rock dan lirik bertemakan cinta Nabi Muhammad SAW.

Kemudian ada  LANGIT SORE. Duet maut yang kontennya sempat viral di beberapa media sosial. Terdiri dari Arman Harjo dan Kakung Triadmodjo ini yang tampil offline. Sedangkan di depan Museum Sonobudoyo (pintu timur) dimeriahkan dengan penampilan Dendi Mata, Luby Coustic dan Tiger Paw. Selanjutnya di gerbang barat Kepatihan Malioboro tampil Nusa Tuak, Jahnawi dan Dcaesarking.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY Aria Nugrahadi Aria mengatakan, event Malioboro Day diharapkan ikut mendukung kegiatan wisata. Terutama di kawasan Malioboro.”Sehingga wisatawan dapat menikmati area Malioboro dengan nyaman. Semoga Malioboro Day menjadi ruang yang cukup menarik,” ujarnya.

Aria mengatakan, Jogja menjadi pilihan wisatawan. Dengan kegiatan itu diharapkan wisatwan yang berkunjung dapat tinggal lebih lama. “ Akan berpengaruh terhadap sektor lainnya seperti perekonomian warga ikut terangkat,” harapnya. (kus/fj)