GUNUNGKIDUL – Konflik dobel penarikan retribusi di Pantai Gesing sedang coba diurai oleh Pemkab Gunungkidul. Pihak-pihak terkait bakal diundang untuk bertemu di ruang rapat Setda Gunungkidul untuk mediasi lanjutan hari ini.

Kasi Pengembangan Dinas Pariwisata Gunungkidul Supartono mengatakan, upaya mediasi dengan Pokdarwis Pantai Gesing sudah dilakukan berulang kali. Oleh sebab itu, pihaknya keberatan jika ada yang beranggapan selama ini pemkab dianggap lamban dalam merespons potensi konflik di kawasan objek wisata Pantai Gesing.

”Justru kita itu datang duluan sebelum ada konflik. Hanya, persoalannya ini kan, ketika ada konflik tidak bisa langsung diselesaikan,” kata Supartono saat dihubungi kemarin (13/6).

Dari hasil analisis, menurut dia, konflik tersebut berawal dari pendapatan kunjungan wisata. Dalam hal ini, dinas pariwisata sudah berupaya melakukan mediasi. Tapi, upaya itu sering menemui jalan buntu.

”Intinya, kami menampung semua aspirasi dari pokdarwis. Selanjutnya, upaya penyelesaian terus diupayakan,” terangnya.

Supartono menambahkan, segala persoalan terkait pengelolaan wisata harus segera dituntaskan. Diakui atau tidak, setiap pengelolaan wisata berpotensi muncul konflik dan itu harus diselesaikan.

”Besok (hari ini) kami ada dua agenda rapat terkait dengan permasalahan Pokdarwis Pantai Gesing. Pertama dengan pemerintah Desa Gesing dan rapat selanjutnya bersama dengan Sekda,” ungkapnya.

Dia memastikan, pemkab berupaya memberikan solusi terbaik mengenai sejumlah persoalan yang ada. Namun demikian, penyelesaian konflik tetap mengacu Perda Kabupaten Gunungkidul No 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Kabupaten Gunungkidul No 6 Tahun 2012 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga.

Sementara itu, dalam sebuah kesempatan, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan sudah memonitor kasus dobel retribusi di Pantai Gesing. Bahkan, dinas sudah berkomunikasi dengan pihak yang menarik retribusi. ”Namun sampai saat ini belum ada kesepakatan,” katanya beberapa waktu lalu. (gun/amd/zl)