SLEMAN – Melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), UGM menerima 3.090 mahasiswa baru. Tahun ajaran 2019/2020. Jumlah tersebut 45 persen total daya tampung dari 68 program studi (Prodi) S1 di UGM.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani mengatakan, pendaftaran SBMPTN dilaksanakan sejak Senin (10/6). Berakhir pada 24 Juni 2019.

Syarat peserta SBMPTN, harus memiliki nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang masih berlaku. Memiliki ijazah, atau surat keterangan lulus pendidikan menengah.

“Selain itu, peserta merupakan lulusan pendidikan menengah, maksimal tiga tahun terakhir,” jelas Iva (13/6).

Seleksi SBMPTN, kata Iva, dilakukan berdasarkan hasil nilai UTBK. Terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Selain diikuti siswa lulusan setingkat SMA tahun 2017 sampai 2019, SBMPTN juga diikuti lulusan Paket C 2017, 2019 dan 2019.

Ketentuan SBMPTN tahun ini, peserta yang telah diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 tidak boleh mendaftar SBMPTN. Pendaftaran dilakukan melalui laman SBMPTN dengan mengisi biodata, memilih PTN, dan Prodi.

“Pendaftar harus mengunggah borang portofolio bagi yang memilih prodi bidang seni dan olahraga. Serta mengunggah dokumen lain sesuai syarat pendaftaran SBMPTN,” tambah Iva.

Peserta SBMPTN dapat memilih paling banyak dua PTN. Dan memilih dua prodi, dalam satu PTN atau dua PTN. Urutan pemilihan prodi di setiap PTN harus diperhatikan. Karena pilihan pertama menyatakan prioritas pilihan pendaftar. Pengumuman SBMPTN pada 9 Juli 2019. (cr7/iwa/fj)