SLEMAN – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Wates KM 9. Di depan RSU Mitra Sehat Balecatur Gamping, Sleman, pukul 05.15 Minggu (16/6).

Bus Eka menabrak pemotor Wagimin, 47 tahun, warga Gamping. Saat itu, korban tengah membawa jeriken berisi bensin.

Kapolsek Gamping Kompol Hendri Multi mengatakan, korban mengalami luka bakar serius. “Korban penjual bensin eceran. Api muncul dan menyambar tumpahan bensin. Korban dan motor terbakar,” kata Hendri, Minggu (16/6).

Api baru bisa dipadamkan saat mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Nyawa korban tidak tertolong. “Tubuh korban hangus terbakar,” katanya.

Bus Eka dikemudikan Sapta Sutrisna, 40 tahun, warga Purbalingga. Melaju dari arah timur. Motor korban ada di depan bus. Sama-sama melaju dengan kecepatan sedang.

Kecelakaan terjadi saat motor hendak menyeberang ke kanan. Jarak terlalu dekat, Bus Eka membentur bagian belakang motor. “Motor hangus dan bagian depan Bus Eka rusak,” jelas Hendri.

Sementara itu di Kulonprogo, terjadi dua kecelakaan maut yang merenggut dua nyawa korban. Lakalantas pertama melibatkan Honda Beat dikendarai Ahmad Dede, Haryanto, 21 tahun, warga Temon, dan Toyota Avanza dikemudikan Andi, 43 tahun, warga Temon.

“Kejadian di jalan Wates-Purworejo, Dusun Seworan, Desa Triharjo, Wates, Sabtu pagi (15/6) pagi,” kata Kanit Lakalantas Polres Kulonprogo, Iptu Agus Kusnendar (16/6).

Kronologi kejadian, Avanza melaju dari selatan. Sampai di lokasi, hendak putar balik. Bersamaan, dari belakang, melaju Honda Beat dengan kecepatan tinggi.

“Korban (Ahmad Dede) berusaha menyalip. Tabrakan tidak terhindarkan. Pengendara meninggal di rumah sakit,” jelasnya.

Lakalantas maut kedua, terjadi di Pelabuhan Tanjung Adikarto, Wates, Sabtu malam (15/6). Korban tewas bernama Amin Subekti, 35 tahun, warga Kokap.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko menyatakan, Amin dan teman wanitanya berboncengan motor di pelabuhan.

Tiba-tiba oleng dan menabrak tonggak beton tambatan perahu. “Sepeda motor dan kedua korban tercebur ke kolam pelabuhan,” kata Aris.

Warga dan Tim SAR berusaha menolong. Melarikan kedua korban ke RS Rizki Amalia, Temon. Namun Amin Subekti luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia. (har/tom/iwa/zl)