BANTUL – Sendang Suroloco di Desa Ngreco, Seloharjo, Pundong, Bantul mengalami penyusutan. Air sudah mengering. Hanya satu kolam yang memiliki genangan air. Itupun sangat sedikit.

Pengelola Sendang Suroloco, Wardi mengatakan, mengeringnya sendang (mata air) sudah terjadi dua bulan lalu. ‘’Semakin hari, debit air semakin kecil. Bahkan tidak mengeluarkan air, sehingga tiga kolam pemandian Suroloco benar-benar kering,’’ kata Wardi, Selasa.

Air di Suroloco dimanfaatkan warga sekitar. Ada pipa yang mengalirkan air ke rumah penduduk. Kini warga harus berbagi air.

“Ada sekitar 350 KK dari dua padukuhan yang memanfaatkan sendang tersebut, Ngreco dan Poyahan,” kata Wardi.

Setiap tahun, debit air di sendang tersebut selalu berkurang. Sejak Gempa 2006, hingga sekarang debit air sendang berkurang.

Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya penanggulangan kekeringan. Dengan memasang alat pemanen air hujan. Berupa bak penampung air. Akan dipasang di Pundong, Piyungan, dan Imogiri.

“Akan kami pasang di fasilitas umum, seperti di masjid. Agar masyarakat tidak kekurangan air bersih ketika hendak beribadah,” kata Dwi.

Dikatakan, gempa bisa memengaruhi debit di mata air. Karena terjadi pergeseran aliran air yang berada di bawah tanah. (cr5/iwa/fj)