GUNUNGKIDUL – Personel Polres Gunungkidul bergerak cepat. Berhasil menangani aksi kelompok pemuda yang berbuat onar di daerah wisata Gunungkidul. Satu orang diamankan. Tidak menutup kemungkinan, jumlahnya akan bertambah.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan, pascakeributan di Jalan Baron-Krakal Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari (23/6), sejumlah orang diperiksa polisi. Sebanyak 25 saksi yang sebelumnya dimintai keterangan, dipulangkan.

“Ternyata mereka dari komunitas yang sama. Namun tidak terlibat keributan,” kata Ahmad Fuady Senin (24/6).

Perburuan terhadap terduga pelaku jalan terus. Hasilnya, satu orang telah diamankan oleh petugas. Polisi masih merahasiakan identitas orang yang ditangkap tersebut dengan sejumlah pertimbangan.

“Satu orang diamankan dan dalam perjalanan menuju Gunungkidul,” ujar Ahmad Fuady.

Dikatakan, orang tersebut itu diduga berperan melakukan perusakan rumah makan dan sepeda motor. Kemudian untuk pelaku yang membakar sepeda motor sudah diketahui identitasnya. Tinggal dilakukan penjemputan. “Satreskrim bergerak melakukan pencarian terhadap pelaku,” kata Ahmad Fuady.

Menurut dia, para pelaku disangkakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan terhadap orang maupun barang. Dari hasil penyelidikan, dipastikan para pelaku berasal dari luar Gunungkidul.

“Kami sampaikan, bahwa satu korban pengeroyokan atas nama Budi sudah membuat laporan polisi. Namun untuk pemilik rumah makan, belum ada laporan. Infomasinya, melapor juga,” terang Fuady.

Pada Minggu (23/6) sekelompok orang menghadiri syawalan di Pantai Indrayanti. Usai acara, mereka pulang dan di tengah perjalanan bertemu Budi, warga Desa Planjan, Kecamatan Saptosari.

Budi menegur kelompok yang pulang dari syawalan untuk minggir. Jangan ke tengah jalan saat mengendarai motor. Terjadilah keributan berujung kontak fisik. Kemudian dimediasi di Rumah Makan Griyowono. Lalu keributan pecah lagi.

Sekelompok massa datang dan mencari Budi. Tidak ketemu, kemudian merusak sepeda motor Suzuki AB 2159 UD milik Budi dan membakarnya. RM Griyowono tidak luput dari perusakan.

Pemilik RM Griyowono, Ngatno berharap kasus tersebut segera ditangani kepolisian. Sehingga terwujud situasi kondusif pada sektor pariwisata Gunungkidul. (gun/iwa/zl)