PURWOREJO – Sejumlah desa di Kabupaten Purworejo mulai membutuhkan pasokan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworjeo secara rutin mulai mendistribusikan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menipis dan mengeringnya sumber mata air ini mengundang perhatian Polres Purworejo untuk mengulurkan bantuannya. Tercatat sudah beberapa kali Polres menyalurkan bantuan air kepada masyarakat, mulai dari Kecamatan Gebang, Kemiri, Grabag, dan Pituruh.

Khusus di Kecamatan Pituruh, dari tiga desa yang sudah membutuhkan pasokan air bersih (Desa Brengkol, Kalijering, dan Polowangi), Polres memberikan bantuan di Desa Brengkol, Senin (1/7). Tidak hanya air, mereka juga memberikan bantuan tiga tangki air bersih yang dimaksudkan sebagai bak penampungan sementara.

“Dari prediksi yang ada, kekeringan tahun ini akan relatif panjang di Purworejo. Diperkirakan sampai Agustus-September nanti,” kata Kapolres Purworejo AKBP Indra Kurniawan Mangunsong.

Menurutnya, kekeringan yang sudah menjadi dampak rutin ini perlu dicarikan solusi. Dia berharap dengan adanya terobosan bisa meminimalisasi ketertangungan warga dari pasokan air bersih BPBD.

“Memang kebutuhan air bersih akan terus dicukupi oleh pemkab, dalam hal ini BPBD. Tapi kami melihat pihak lain juga harus ikut membantu,” tambah Kapolres.

Informasi dari BPBD Purworejo, tercatat ada 68 desa di 11 kecamatan yang sudah merasakan dampak kekeringan. Dari wilayah yang ada, kekeringan ini memberi dampak bagi  8.119 kepala keluarga (KK) dengan jumlah total mencapai 28.077 jiwa.

“Dibandingkan musim kemarau tahun lalu ada peningkatan. Kalau dulu hanya 57 desa,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Purworejo Kusairi.

Guna menanggulangi masalah itu, BPBD sudah menyiapkan 1.728 tangki air bersih yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Droping air bersih sudah dilakukan oleh BPBD Purworejo sejak awal Juni ini ke beberapa wilayah yang mengalami kekeringan.

“Kami memiliki kendala armada tangki. Yang ada baru empat mobil, sedangkan idealnya ada enam tangki. Kami akan sangat berterima kasih jika ada pihak lain yang membantu. Seperti halnya yang dilakukan Polres,” tambah Kusairi.

Sesuai rencana, BPBD akan melaksanakan droping air bersih hingga Agustus nanti. Namun jika masih diperlukan maka distribusi akan diperpanjang sampai dengan September. (udi/laz/er)