SLEMAN – Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara tak ingin anak asuhnya terlena dalam euforia kemenangan usai membekuk Kalteng Putra 2-0 dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Minggu (7/7).

Meski meraih hasil positif, Seto mengaku sempat dibuat waswas lantaran sikap emosional yang ditunjukkan pemainnya di sepanjang laga. Tensi laga Senin memang terbilang cukup panas, beberapa kali kedua kesebelasan terlihat saling adu mulut.

Nah, kejadian tersebut sangat disayangkan oleh pelatih asli Kalasan itu lantaran banyak anak asuhnya yang terkena akumulasi kartu. Apalagi, Jumat mendatang Super Elang Jawa-julukan PSS akan menjamu tim kuat asal Jawa Timur Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (13/7).

Dalam laga tersebut Super Elja dipastikan tak akan diperkuat sejumlah pemainnya lantaran akumulasi kartu pasca melawan Kalteng Putra. Di laga kontra Persebaya Seto menginstruksikan bermain lebih baik.‚ÄĚSemoga pemain bisa mengontrol emosi karena cukup riskan apabila mendapat kartu,” ujar Seto.

Namun, Seto bersyukur lantaran sebelum menjamu Persebaya, para pemainnya mendapat suntikan motivasi yang lebih berkat hasil positif kontra Kalteng Putra. “Kami akan terus melakukan evaluasi,” ujar pelatih 45 tahun itu.

Senada dengan Seto, penyerang PSS Sleman Haris Tuharea juga mengungkapkan hal serupa. Pemain bernomor punggung 12 itu menyatakan kemenangan Senin sangat penting bagi timnya. “Kami akan lebih fokus lagi menatap laga berikutnya,” tandas Haris. (cr18/din/zl)