PURWOREJO – Pesan penting disampaikan Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi Mulyono saat peringatan satu tahun Paguyuban Sekretaris Desa (Sekdes) Prasojo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Rabu (10/7). Dia meminta sekdes bisa bertindak sesuai tugas pokoknya dan tidak melangkah terlalu jauh. “Sekdes ya sekdes. Jangan bertindak seperti kades,” pesannya.

Menurutnya, tugas dan fungsi sekdes sudah tercantum dalam peraturan. Jika bisa memahami porsinya masing-masing, akan menjadikan semuanya berjalan dengan baik. Apalagi sebagai abdi pemerintah dan negara juga dituntut memiliki kinerja yang profesional.  “Dengan profesionalisme kita akan tahu batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar,” tambahnya.

Menurutnya, sekdes yang termasuk sebagai perangkat desa juga harus menyuport program pemerintah. Ini menjadi penjabaran dari visi misi bupati yang harus terus didukung. Dijelaskannya, eksekutif dan legislatif sudah ada kesepakatan bersama untuk raperda perubahan. Dan siltap yang diharapkan selama ini bisa dimasukkan dalam perubahan APBD tahun ini.”Setahun, anggaran untuk siltap perangkat desa di 469 desa senilai Rp 193 miliar,’’ jelasnya.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengingatkan, peran sekdes amat besar. Jabatan yang diemban penuh tantangan karena dalam melakukan tugasnya diperlukan kemampuan administratif dan juga sikap yang arif serta bijaksana. Karena senantiasa berhubungan langsung dengan masyarakat.

Dia meminta agar Prasojo bisa semakin eksis dan melindungi kepentingan anggota.  Menurutnya, sekdes bisa menjadikan kepala desa jadi tersangka. Itu kalau sekdes tidak membuat laporan yang baik dan keliru, yang tanggung jawab itu kepala desa. “Jadi jangan sekali-kali membuat laporan yang tidak sesuai dengan aturan,” pesannya.

Ketua Prasojo Anjas Prasetyo mengatakan keanggotaan Prasojo mencapai 420 orang. Saat ini masih ada 49 desa yang belum memiliki sekdes secara definitif. Secara khusus dia dia berharap pemkab memberikan perhatian dengan memberikan pelatihan.”Ini penting untuk mendukung mereka menjalankan fungsi administrasi di desa,’’ jelasnya. (udi/din/by)