SLEMAN – Usai menjalani rangkaian Training Camp (TC) di di Stadion Tridadi, dan Lapangan UNY, Timnas Sepak Bola Putri Indonesia memilih untuk memindahkan tempat pemusatan latihannya, di Kaliurang, Sleman.

Pelatih Kepala Timnas Putri Rully Nere mengatakan, pemindahan tempat pemusatan latihan menuju daerah yang lebih sejuk dan tinggi sengaja dilakukan dengan berbagai pertimbangan.  “Salah satunya, agar pemain leih fokus berlatih. Karena jauh dari keramaian kota,” kata Rully.

Dijelaskan, berpindah ke daerah tinggi, karena ada beberapa pemantapan latihan. Terutama yang menyangkut fisik pemain. Pemindahan juga menyangkut fasilitas pendukung yang bisa memaksimalkan seleksi, serta pemusatan latihan yang kini tengah berlangsung. Untuk selanjutnya, Zahra Musdalifah dkk bakal berlatih di UII Training Ground, Ngagglik, Sleman.

Dijelaskan, intensitas latihan semakin meningkat, memerlukan sejumlah fasilitas pendukung. Di pegunangan, para pemain akan mendapatkan udara sejuk dan bagus untuk pernafasan. “Di sini para pemain juga dapat menjaga kondisi mereka, dengan fasilitas yang ada,” tuturnya.

Pelatih Fisik Timnas Putri Sofie Imam Faizal menjelaskan, untuk mempersiapkan kondisi para pemain, akan diterapkan pula latihan kombinasi fisik di alam terbuka, yaitu lari lintas alam atau cross country. Agenda itu, menjadi program pelengkap tim pelatih. “Jadi, lari lintas alam ini sangat penting bagi pemain. Paling tidak 30-35 menit,” jelasnya.

Tim pelatih telah memberikan porsi khusus development aerobic, atau pembentukan fisik, strength, serta aerobic capacity, atau daya tahan kardiovaskuler, pada dua pekan awal bergulirnya pemusatan latihan di Jogjakarta. (bhn/din/by)