JOGJA- Sebanyak 245 atlet Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di GOR Amongrogo Senin,(15/7). Ada dua kategori seleksi yang dilakukan, meliputi tes fisik dan kebugaran. Untuk fisik ada enam komponen di antaranya sit and reach, lari 20 m, sit up, push up, vertical jump, dan VO2Max. Sementara itu untuk cabang-cabang olahraga nantinya akan diseleksi oleh masing-masing pelatih cabang olahraga (cabor).

Perwakilan Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Disdikpora DIJ Danang Agus Yuniarto menyatakan, sebetulnya total ada 315 atlet yang terdaftar. Namun dari jumlah itu 70 di antaranya dinyatakan izin lantaran sedang mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas di Jakarta. “Ada yang pemusatan latihan dan sisanya mutlak dari keputusan pelatih masing-masing cabor,” bebernya.

Artinya terdapat beberapa atlet yang terdegradasi lantaran tidak mendapat rekomendasi pelatih untuk mengikuti seleksi. ┬áTerkait atlet yang berhalangan hadir, Danang mengatakan pihak Disdikpora DIJ akan menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada pelatih cabor. Nantinya para pelatih masing-masing cabor diwajibkan mengirimkan hasil seleksi anak didiknya. “Pada dasarnya nanti akan kami komunikasikan dengan para pelatih karena kami tidak mau dianggap tidak melaksanakan semua dua kategori tes yang dilakukan hari ini (Senin, Red),” tandas Danang. Danang menambahkan khusus tes kecabangan pihaknya akan memberikan kewenangan kepada para pelatih. “Mungkin satu hari cukup dan khusus sepak bola kemungkinan bisa dua hari tesnya,” ujarnya.

Total 15 cabor akan dipertandingkan di ajang Popnas Oktober mendatang. Selain itu, Danang menilai seleksi atlet dilakukan sangat ketat lantaran Popnas tahun ini diselenggarakan di Papua. “Jadi kami seleksi betul-betul cabor yang memiliki kans medali karena venue kejuaraannya kan jauh,” jelasnya.

Lanjut Danang, dalam Popnas 2017 kontingen DIJ hanya bercokol di peringkat 11 klasemen dengan memperoleh tujuh medali emas. Itupun hanya dari dua cabor, dari panahan (lima emas) dan voli pasir (dua emas). “Yang jelas kami ingin memperbaiki peringkat dan menambah medali di cabor unggulan,” tegasnya. (cr18/din/fj)