Siapa tak kenal Aqua Dwipayana. Motivator nasional itu telah keliling Indonesia untuk berbagi tips kehidupan. Minggu (14/7) Radar Jogja berkesempatan mengikuti “kuliah” tokoh bergelar doktor itu.

YUWANTORO WINDUAJIE, Sleman

RATUSAN orang memadati Hotel Royal Ambarrukmo Jogjakarta pada Minggu (14/7) malam lalu. Ada seseorang yang mereka tunggu. Tak lama kemudian sosok yang ditunggu-tunggu pun hadir ke tengah mereka. Dia lah Aqua Dwipayana. Sang motivator.

Kali ini Aqua bicara tentang kekuatan silaturahmi. “The Power of Silaturahmi: Meningkatkan Kemampuan Komunikasi agar Berhasil Melampaui Target Bisnis.” Itulah temanya.

Komunikasi adalah keahlian utama yang harus dimiliki tiap orang. Agar karir melejit dengan cemerlang. “Kita harus selalu berupaya memperbaiki dan meningkatkan kemampuan komunikasi. Karena tak ada satu masalah pun di dunia ini yang tak bisa diselesaikan dengan komunikasi,” paparnya di awal orasi.

Aqua lantas membocorkan lima kunci untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Kunci pertama adalah respect atau sikap menghargai. Hargai setiap orang yang ditemui. Termasuk konsumen atau nasabah. Semua harus diperlakukan sama, setara, dan tidak dibeda-bedakan.

Kunci kedua empati. Peka terhadap keadaan sekitar. Pahami ekspresi dan emosi setiap orang untuk menentukan tindakan yang perlu dilakukan. “Hal ini demi membuat orang lain merasa nyaman terhadap diri kita,” tutur tokoh kelahiran Pematang Siantar, 23 Januari 1970, itu.

Kunci berikutnya adalah audible atau menyesuaikan diri. Untuk menjelaskan kiat ini Aqua menganjurkan tiap orang harus pandai menyesuaikan diri dengan karakter pelanggan yang berbeda-beda. “Kuncinya adalah selalu menganggap orang yang kita temui sebagai orang penting dan terhormat,” tegas Aqua yang pernah menjadi wartawan Jawa Pos.

Berikutnya adalah clarity atau terpahami. Seseorang harus menyampaikan pesan atau berbicara dengan bahasa yang mudah dipahami. Agar pesan yang baik itu dapat dimengerti dan dijalankan oleh orang yang diajak bicara.

Terakhir, humble atau rendah hati. Menurutnya, komunikasi dianggap berhasil apabila orang lain memiliki pesan positif terhadap diri kita. Sikap rendah hati dapat dimulai dengan hal-hal sederhana. Senyum dan sapa, misalnya. “ Kalau orang lain mendapat kesan yang positif, tanpa disuruh pun pasti mereka akan menceritakan hal baik pada diri kita ke mana-mana,” kata penulis buku motivasi Berhenti Kerja Semakin Kaya.

Ada beberapa buku lain yang dia tulis sebelum itu. Di antaranya, Berhenti Kerja Dunia Tidak Kiamat dan Komunikasi Jari Tangan yang terbit dua edisi.

Aqua menyelesaikan studi sarjananya di Universitas Muhammadiyah Malang dan meraih doktor di Universitas Padjadjaran, Bandung. (yog/rg)