SLEMAN – Misteri hilangnya Joao Bosco Baptistas akhirnya terkuak. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi di DIJ asal Timor Leste yang sempat dilaporkan diculik itu ditemukan tewas di jurang Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur, Jumat (12/7). Itu setelah Polda DIJ memeriksa dan mencocokkan ciri-ciri korban yang di-publish Polres Magetan.

”Ya, korban Joao mahasiswa di DIJ, asal Timor Leste,” kata Kabid Humas Polda DIJ Kombes Pol Yuliyanto di Mapolda DIJ Rabu (17/7).

GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

Saat ditemukan, jasad mahasiswa 21 tahun itu berselimut Winnie The Pooh. Berdasar pemeriksaan Tim Inafis Polda DIJ, ciri-ciri korban identik dengan mahasiswa yang dilaporkan diculik. Kendati begitu, kata Yuli, sapaannya, polisi masih menunggu pemeriksaan DNA.

”Pemeriksaan DNA masih belum selesai,” katanya.

Menurutnya, semula laporan yang masuk adalah orang hilang. Atas nama Joao Bosco Baptista. Hanya, sehari berselang laporan tertanggal 3 Juli itu diubah menjadi dugaan penculikan. Setelah ada laporan bahwa Joao diculik.

Dari informasi yang diperoleh, Selasa (2/7) korban berada di kamarnya bersama temannya di wilayah Banguntapan, Bantul. Tiga orang tak dikenal kemudian datang dan memanggilnya. Korban lantas menemui tiga orang itu hingga tak ada kabar lagi. (har/zam/rg)