JOGJA – Kanya keledai yang jatuh dua kali di lubang yang sama. Bangun, mandor perusahaan otobus (PO) Efisiensi salah satunya. Akibat kelalaiannya, bus yang dikendarainya kembali menyeruduk dua kios di Terminal Giwangan Minggu (21/7).

Padahal pertengagan Mei lalu, pria berusia 36 tahun ini juga menabrak dua kios milik warga. Kejadiannya hampir sama, dia berusaha memindahkan lokasi parkir bus. Untungnya dalam dua kejadian ini tidak ada korban jiwa.

“Iya yang nyupiri sama, mandor namanya Bangun. Kesehariannya memang bukan supir tapi bekerja di loket Efisiensi,” kata Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Bekti Zunanta.

Menurut keterangan para saksi bus melaju perlahan. Hanya saja saat mendekati kios tidak berhenti. Alhasil bus dengan nomor polisi AA 1524 ED langsung melompati trotoar. Bus jurusan Purwokerto-Jogjakarta ini baru berhenti setelah menabrak tiang listrik, pohon waru dan dua kios. Selain kerusakan fasilitas, kaca dan badan bus sisi depan mengalami kerusakan.

“Bus dalam kondisi kosong karena baru akan menaikan penumpang. Tidak ada korban jiwa tapi yang nyupiri sempat syok. Kalau kios milik Sutirah dan Timah rusak bagian atapnya. Tiang listrik juga ambruk,” katanya.

Uniknya selain pelaku yang sama, lokasi juga berdekatan dengan kecelakaan sebelumnya. Tepatnya berada di sebelah warung yang ditabrak Mei lalu.

Kali ini pengelola Terminal Giwangan bersikap lebih tegas. Berupa peringatan kepada pengelola PO Efisiensi. Tidak lagi sebatas cara kekeluargaan. Pengendara bus diminta yang memiliki kemampuan dan lisensi SIM B1.

Aturan ini sejatinya telah berlaku baku di wilayah Terminal Giwangan. Hanya saja jajarannya tidak bisa mengawasi sepenuhnya. Tentu menjadi kesadaran bagi pengelola untuk mematuhi aturan tersebut. Meski hanya sekadar memindahkan bus dengan jarak dekat.

“Untuk PO lainnya juga, jadi memang harus yang punya SIM B1 dan menguasai teknik mengemudi. Karena meski bisa mengendarai roda empat belum tentu lancar bawa bus besar. Untuk kasus ini juga ditangani kepolisian,” tegasnya. (dwi/pra/zl)