SLEMAN – Meski harus duduk di atas kursi roda, Febyan Ananda Putri tetap serius mengikuti ujian tes jalur Seleksi Mandiri UPN “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) Minggu lalu (21/7). Itu karena gadis 18 tahun itu harus bersaing dengan 9.746 peserta lainnya untuk memperebutkan 953 kursi yang tersedia.

“Seminggu sebelum ujian kecelakaan yang menyebabkan tulang leher retak dan harus menggunakan penyangga di leher dan kursi roda,” ungkap lulusan SMA Muha MIPA tersebut kepada Radar Jogja seusai pelaksanaan ujian.

Kendati demikian, Feby mengaku optimis bisa masuk ke jurusan Teknik Geologi yang dia idamkan. Dia mengaku soal Seleksi Mandiri ini lebih mudah daripada SBMPTN yang telah ia ikuti sebelumnya.

“Optimis lolos, pengen seperti papa yang juga alumni Teknik UPNVY,” katanya.

Ya dalam ujian tes jalur Seleksi Mandiri UPNVY Senin terdapat sebanyak 9.747 peserta. Ujian ini berlangsung serentak di tujuh kota. Yaitu Jakarta, Jogjakarta, Purwokerto, Banjarmasin, Balikpapan, Bontang, dan Pekanbaru mulai pukul 07.00 sampai 12.30.

“Kami menyediakan kuota 953 yang terbagi dalam 21 program studi. Pada seleksi mandiri 2019 ini, 7.473 peserta mengikuti ujian di Jogjakarta,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik, Suharsono.

Pihak kampus menyiapkan sebanyak 487 ruangan, 974 pengawas, dan 21 penanggungjawab lokasi di setiap tempat berlangsungnya ujian. Hasil tes jalur mandiri akan diumumkan pada hari ini, Selasa (30/7) pada laman  http://pmb.upnyk.ac.id

Ruang ujian di Jogjakarta telah disiapkan sebanyak 420 ruang yang tersebar di beberapa lokasi, seperti kampus UPNVY, UII Condongcatur, Amikom, ITNY, STTN, dan kampus sekitar.

Suharsono mengatakan, tahun ini UPNVY tidak menyelenggarakan ujian campuran. Materi ujian terdiri tes kemampuan dasar dan kemampuan saintek/soshum.

“Tes saintek berupa materi Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia. Sedangkan untuk tes kemampuan soshum yaitu materi Sejarah, Ekonomi, Geografi, dan Matematika Soshum,” paparnya saat ditemui di kampus setempat.

Disebutkannya, bidang saintek prodi dengan peminat terbanyak di Pilihan 1 dan 2 yaitu prodi Teknik Pertambangan sebanyak 1.097 pendaftar. Sedangkan soshum peminat terbanyak Pilihan 1 dan 2  adalah prodi Manajemen dengan 1.744 pendaftar,” jelasnya. (sce/pra/er)