SLEMAN – Car Free Day (CFD) di Sleman telah dilaksanakan sejak 2014. CFD hanya dilaksanakan setiap Minggu Pahing. Lokasi CFD Sleman di kawasan Denggung. Dari pukul 06.00 hingga 09.00.

Warga Sleman berharap CFD bisa digelar rutin setiap Minggu. Tony Saputra, 25, warga Pangukan, Tridadi, Sleman mengatakan waktu CFD bisa ditambah.

‘’Selama ini antusiasme masyarakat terhadap CFD masih kurang. Lantaran CFD kurang perhatian pemerintah. Mungkin kalau CFD di Sleman agak terkonsep, bisa menarik perhatian banyak orang,” ujar Tony (28/7).

Pantauan Radar Jogja, kawasan Denggung pada Minggu pagi ramai dikunjungi warga. Memanfaatkan kawasan itu untuk berolahraga. Di beberapa ruas jalan ada papan pengumuman CFD, namun belum terpasang.

Sehingga belum banyak yang tahu jika di Denggung ada CFD. ‘’CFD di Sleman kurang tersosialisasi dengan baik. Saya tidak tahu kalau Sleman ada CFD,” kata Antoni Putra, 24, warga Tempel.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sleman Sulton Fatoni mengatakan CFD di Sleman hanya setiap Minggu Pahing. Lokasinya, dari Simpang Empat Denggung hingga Simpang Empat Pengadilan Negeri Sleman.

Juga di sekitar kawasan Lapangan Denggung. “Karena memang dulu ketika CFD dibuka, animo masyarakat tidak begitu tinggi,” kata Sulton.

Alasan hanya digelar Minggu Pahing karena berbarengan dengan pasar murah di Pasar Denggung. Namun, pihaknya tidak menutup kemungkinan bisa menambah waktu CFD. “Jika animo masyarakat tinggi bisa dipertimbangkan CFD dua minggu sekali,” kata Sulton.

Denggung dipilih sebagai lokasi CFD karena merupakan area publik paling ramai di Sleman. Memiliki kepadatan lalu-lintas tinggi. CFD membuat masyarakat sadar untuk mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

“Selain itu dengan adanya CFD masyarakat bisa memanfaatkan jalanan untuk menjalankan hobi dan olahraga,” kata Sulton. (har/iwa/fj)