JOGJA – Tim pengusul Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) UAD menggelar beberapa program awal yang dilaksanakan di Desa Ngalang, Gedangsari Gunungkidul, Jumat-Sabtu (26-27/7). Program ini didanai penuh Kemenristekdikti untuk memberdayakan masyarakat Desa Ngalang yang merupakan mitra Tim PPDM UAD dalam mengembangkan desa wisata sehat.

Tim terdiri dari Prof Dr Subardjo MHum, Sulistyawati MPH, Desta Rizky Kusuma MSi, Dr Fatwa Tentama MSi, dan Tri Wahyuni Sukesi MPH. Ketua Tim PPDM UAD Dr Surahma Asti Mulasari MKes menyampaikan,kegiatan PPDM hari pertama ini adalah serah terima alat untuk Desa Ngalang, pengembangan potensi wisata di Desa Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul, dan pelatihan penyusunan RAPB desa dan pelaporannya. “Untuk masyarakat adalah pelatihan motivasi berwirausaha, pelatihan pengolahan ketela menjadi produk olahan ketela, dan pelatihan pengolahan pisang menjadi produk olahan pisang,” ujarnya.

Sedangkan hari kedua berupa pelatihan peningkatan capacity building perangkat desa Ngalang yang terdiri dari pelatihan motivasi berprestasi,  pelatihan komunikasi, pelatihan adaptasi, pelatihan disiplin, pelatihan manajerial dan pelatihan kerjasama serta team building. “Melalui program PPDM dini diharapkan Desa Ngalang menjadi Desa yang lebih berkembang khususnya terkait dengan penguatan tata kelola, administrasi dan infrastruktur desa ngalang menuju desa wisata sehat” ungkap Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD ini.

Surahma menuturkan, Program PPDM ini dilaksanakan selama tiga tahun yang merupakan program multiyear yang meliputi tiga lingkup utama kegiatan. Yaitu peningkatan kapasitas pemerintah desa dan penguatan tatakelola administrasi desa, peningkatan kesejahtaraan masyarakat dengan mengembangkan potensi berwirausaha dan peningkatan kesehatan masyarakat dengan perbaikan sanitasi lingkungan.

Lokasi, kata dia, akan menjadi model science-techno park UAD dan PPDM ini mendapat dukungan penuh dari UAD dan mitra yaitu Desa Ngalang. Kelompok mitra adalah Kelompok pengelola desa wisata, kelompok tani dan Perangkat desa. Metode yang dipergunakan untuk mewujudkan tujuan PPDM ini adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan yang akan dilakukan oleh tim PPDM. “Kegiatan direncanakan dalam tiga tahun dimulai tahun 2019 sampai dengan tahun 2020,” paparnya. (*/pra/er)