JOGJA  – PSIM Jogja ditantang pemuncak sementara klasemen Grup Timur Persewar Waropen dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Sultan Agung (SSA), sore hari ini. Skuad Laskar Mataram dipastikan kehilangan juru gedornya Christian ‘El Loco’ Gonzales akibat akumulasi kartu kuning yang dia terima di pertandingan sebelumnya.

Meski berstatus debutan Liga 2 di musim ini, skuad asuhan Aji Santoso harus mewaspadai kekuatan amunisi yang dimiliki tim Seribu Bakau –julukan Persewar. Sama halnya dengan PSIM, sejumlah nama eks Liga 1 pun banyak bercokol di skuad dari tanah Papua ini.

GRAFIS: (HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA)

Sebut saja Okto Maniani (Sriwijaya FC), Victor Pae (Persipura), Isaac Wanggai (Persebaya), Marco Kabiay, Mozes Bonggo, dan Habel Boas Isir (Perseru) adalah rentetan nama yang akan menyulitkan Laskar Mataram untuk bisa meraih tiga angka. Belum lagi anak-anak Jogja juga tidak diperkuat gelandang andalan Hendika Arga yang dimungkinkan akan absen hingga akhir musim.

Aji harus memutar otak untuk bisa merih poin penuh di hadapan publik sendiri untuk kali pertama kali sejak menangani Laskar Mataram. Kejelian menempatkan striker menggantikan Gonzales diharapkan bisa mendulang pundi-pundi gol pasca paceklik gol saat dikalahkan Madura FC. “Sampai official training saya akan lihat siapa yang layak menggantikan Gonzales,” kata Aji Minggu (28/7).

Kehilangan El Loco di lini depan menjadi peluang bagi Rudiyana untuk unjuk gigi. Sejauh ini eks striker Persis Solo itu baru mengemas satu gol dari enam laga yang sudah dilakoni PSIM. Aji pun dapat memberi bagi mantan striker andalan Bogor FC di musim lalu Dwi Raffi Angga. “Memang akan ada rotasi sedikit di tim ini,” katanya.

Aji memastikan kondisi mental anak asuhnya tidak berpengaruh meski mengalami kekalahan saat melawan Madura FC. Menurutnya, hasil dua laga tandang Jawa Timur sudah cukup baik karena berhasil membawa poin tiga.

Mantan pelatih Persela Lamongan ini meminta kepada anak didiknya untuk tidak minder, meski lawan yang dihadapi kini bertengger di puncak klasemen. Diakui, skuad asuhan Elie Eboy ini memiliki keunggulan dalam hal kecepatan berlari. “Kami bermain di kandang dan kondisi pemain juga sedang fresh, saya yakin mendapatkan hasil positif,” katanya.

Sementara bek kiri PSIM Jogja Aditya Putra Dewa mengatakan, kemenangan atas Persewar sangat penting untuk membalas kekalahan di laga sebelumnya. Apalagi dirinya dan rekan-rekannya kini sedang dalam kondisi mental yang positif. “Kami ikuti intstruksi pelatih dan yakin meraih kemenangan,” jelasnya.

Sementara itu, Elie Eboy mengatakan skuad-nya sudah siap sepenuhnya menghadapi PSIM Jogja. Sejumlah nama besar yang ada di tim lawan akan menjadi pelecut bagi timnya untuk bermain semaksimal mungkin. “PSIM sekarang memiliki permainan cepat dari kaki ke kaki, saya sudah antisipasi itu,” jelas mantan pemain timnas itu.

Diyakini bermain melawan Laskar Mataram anak asuhnya mampu  mencuri poin di laga nanti. “Yang terpenting wasit bisa memimpin dengan fair,” harapnya. (bhn/laz/zl)