PURWOREJO – Event besar mengusung tema Purworejo dihelat meriah di lokasi car free day (CFD) trotoar depan Gedung Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) Jakarta, Minggu (28/7). Kegiatan ini diselenggarakan oleh tokoh-tokoh diaspora dari Purworejo yang tinggal di Jakarta.

Secara langsung Bupati Purworejo Agus Bastian turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ada banyak kegiatan yang digelar, mulai dari kesenian daerah, makanan lokal hingga sejumlah potensi Purworejo. “Sambutan warga Jakarta luar biasa. Kami tertantang untuk menggelar acara sejenis di masa mendatang,” kata Bastian, Senin (29/7).

Menurutnya, acara ini dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi yang dimiliki Purworejo. Kegiatan itu amat positif bagi Purworejo sebagai ajang promosi. Diharapkan pada tahun 2020 seiring berlakunya tahun kunjungan Purworejo, akan banyak warga luar daerah yang datang ke Purworejo.

“Bisa saja perayaan hari ulang tahun Purworejo tidak hanya digelar di Purworejo, tapi juga bisa di Jakarta atau kota-kota besar yang lain seperti Batam, Surabaya atau Bandung, bahkan mungkin sampai Medan,”  tambah Bastian.

Purworejo memiliki keunggulan di bidang pariwisata dan ini membuat warga luar kota tertarik. Beragam potensi itu pun disajikan atau ditampilkan melalui sebentuk foto yang dipasang di berbagai penjuru dalam gelaran CFD.

“Sektor yang menjadi keunggulan Purworejo saat ini adalah pariwisata, seperti wisata Alun-Alun Purworejo, wisata pantai, wisata gunung dan masih banyak lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Dwi Wahyu Atmaji yang menjabat Sekretaris Kementerian PANRB melalui siaran persnya menyampaikan, Purworejo Fair 2019 dengan tajuk Experiencing Purworejo ini merupakan event yang diselenggarakan sebagai upaya Diaspora Purworejo di Jakarta untuk mengenalkan kabupaten ini kepada masyarakat luas di Jakarta.

“Kami terpanggil ikut berkontribusi untuk Purworejo yang lebih maju. Dengan berbagai potensi yang ada, kami ingin memperkenalkan Purworejo kepada dunia luar agar menjadi wisatawan dan bisa menikmati Purworejo. Selain itu juga berinvestasi di Purworejo,” kata Atmaji.

Atmaji menambahkan, kegiatan itu dimaksudkan untuk memperkenalkan keunikan dan potensi ekonomi, industrialisasi, budaya, panorama alam, kesenian, kuliner, dan sejarah Purworejo kepada masyarakat secara luas, terutama yang berdomisili di sekitar Jabodetabek.

“Dari ajang itu kami mengajak seluruh warga untuk menjadikan hal ini sebagai inspirasi dan memotivasi agar merasa bangga lahir dan besar di Purworejo. Walau ada di luar, kami pun memiliki semangat untuk turut serta membangun daerah asal kami,” tuturnya. (udi/laz/er)