JOGJA – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), melalui pendanaan Kemenristekdikti, bekerjasama dengan Aisyiyah Ranting Kauman, melakukan pengabdian kepada masyarakat, di Kelompok Yandu Lansia Wijayakusuma III di lingkungan Kauman Jogjakarta.

Ketua Tim PKM dan Dosen Prodi Teknik Informatika UAD Arfiani Nur Khusna ST MKom menyampaikan, peningkatan hidup sejahtera bagi lansia merupakan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan lansia sehat dan produktif. “Pada proses penuaan terjadi berbagai hal yang mengakibatkan fungsi dan daya tubuh menurun serta faktor terhadap penyakit meningkat,” ujarnya, didampingi anggota Tim PKM UAD dan Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat UAD Liena Sofiana SKM MSc, di Kampus Utama UAD, di Tamanan, Banguntapan, Bantul, Kamis (1/8).

Menurut Arfiani, fungsi tubuh yang menurun dapat menimbulkan ketidakmandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sehingga terjadilah gangguan mental dan emosional. Menurut dia, sebagian lansia memandang usia tua dengan sikap yang menunjukkan keputusasaan dan tergantung keluarga. “Lansia kurang berusaha untuk mengembangkan diri menjadi manusia produktif sehingga semakin cepat mengalami kemunduran baik jasmani maupun mental,” ungkapnya.

Tapi, lanjut dia, terdapat lansia yang memutuskan tetap aktif bekerja sebagai bentuk aktualisasi diri dan sebagian mengungkapkan karena keterpaksaan desakan ekonomi. “Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi mengenai hidup sehat dan produktif, mengasah aktivitas motorik dan ketrampilan lansia sehingga dapat hidup mandiri, tidak bergantung kepada orang lain,” jelasnya.

Melalui peran Kelompok Yandu Lansia Wijayakusuma III dan warga masyarakat Kauman Jogja maka penyuluhan dan pelatihan ketrampilan lansia dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan antusias dari peserta.

Para lansia yang dibina mendapatkan informasi mengenai cara hidup sehat dan produktif. Lansia harus menyadari bahwa aktualisasi diri harus disesuaikan dengan kemampuan fisik, jika tidak disesuaikan maka akan berpengaruh terhadap kesehatan dan emosional.

“Lansia juga dapat mempraktikkan keterampilan meracik jahe instan agar dapat hidup sehat dan penyakit yang kerap menimpa lansia akan hilang. Dampaknya angka penderita sakit pada lansia akan semakin rendah,” tuturnya. (*/pra/zl)