JOGJA – Antusiasme suporter PSIM Jogja untuk kembali menyaksikan tim pujaannya bermain di kandang sendiri terobati. Mereka akan menjadi saksi untuk kali pertama setelah tiga musim hijrah skuad Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja- main di stadion kebanggannya, yakni Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

Para suporter berharap, keberadaan Stadion Mandala Krida yang lebih modern bisa memberikan motivasi tersendiri bagi pemain dalam meraih target promosi Liga 1. Presiden Brajamusti Muslih Burhanudin mengatakan kembalinya kandang PSIM ke Mandala Krida akan membawa gairah tersendiri bagi penonton. Degan dukungan supprter di Mandala, diharapkan bisa membawa semangat Ichsan Pratama dkk untuk tampil garang. “Kembalikan tuah Mandala Krida menjadi kandang yang angker bagi para lawan,” kata Muslih.

Tidak hanya itu, dia pun meminta kepada pandamen PSIM Jogja untuk menjaga ketertiban saat datang ke stadion. Termasuk merawat dan menjaga bersama stadion baru tersebut.

Dia yakin, para supporter saat ini sudah cukup dewasa dalam mendukung tim kesayangannya. Apalagi, saat ini elemen suporter tengah berupaya kuat untuk mengubah citra negatif yang selama ini melekat. “Kaami akan terus kawal PSIM Jogja hingga ke Liga 1,” jelasnya.

Sekjen Maident Iswandha Bagas Hawari berharap semua elemen mampu menjaga dan merawat Stadion Mandala Krida demi kenyamanan bersama. Dia meyakini, keberadaan stadion yang cukup representatif dapat mengangkat moril para pemain untuk bermain lebih bersemangat demi capaian target. “Kami semua memiliki mimpi yang cukup besar untuk melihat PSIM berprestasi,” ungkapnya. (bhn/din/by)